Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 13 Maret 2024 | 18.08 WIB

BMKG Perkirakan Cuaca Ekstrem Melanda Sejumlah Wilayah di Jatim

Prakiraan musim hujan oleh BMKG Juanda. - Image

Prakiraan musim hujan oleh BMKG Juanda.

JawaPos.com–Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca ekstrem terjadi di sejumlah wilayah kabupaten dan kota di Jawa Timur. Kondisi itu berpotensi dilanda bencana hidrometeorologi seperti angin kencang, banjir, dan juga tanah longsor.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo Taufiq Hermawan mengatakan, berdasar pantauan citra satelit beberapa wilayah di Jawa Timur warga diminta mewaspadai potensi cuaca ekstrem. Seperti hujan lebat, banjir, tanah longsor, angin kencang, puting beliung, serta hujan es, pada periode 12 – 18 Maret.

”Beberapa wilayah yang perlu waspada yaitu di Kabupaten Bangkalan, Lamongan, Madiun, Magetan, Ngawi, Sumenep, Kota Surabaya, Tuban, Gresik, Bojonegoro, Nganjuk, Pamekasan, Ponorogo, Sampang, Sidoarjo, Banyuwangi, Kota Batu, Kota Blitar, Jember, Jombang, Kota Kediri, Kota Mojokerto, Pacitan, Kota Pasuruan, Kota Probolinggo, Situbondo, Tulungagung, Kediri, Mojokerto, Probolinggo, Pasuruan, Blitar, Bondowoso, Lumajang, Malang, Trenggalek, Kota Madiun, Kota Malang,” kata Taufiq Hermawan sepertyi dilansir dari Antara.

Dia mengemukakan, saat ini wilayah Jawa Timur berada di akhir musim hujan dan memasuki fase peralihan dari musim hujan ke musim kemarau.

”Adanya aktivitas Madden Jullian Oscillation (MJO) dan gelombang Rossby menambah tingginya potensi pertumbuhan awan konvektif di wilayah Jawa Timur, serta adanya sirkulasi siklonik di utara Australia mengakibatkan adanya pola konvergensi atau pertemuan angin di wilayah Jawa Timur yang berpengaruh terhadap peningkatan cuaca ekstrem sepekan ke depan,” tutur Taufiq Hermawan.

BMKG Juanda, lanjut dia, mengimbau masyarakat dan instansi terkait agar senantiasa waspada terhadap potensi cuaca ekstrem selama sepekan ke depan. Wilayah dengan topografi curam atau bergunung atau tebing diharapkan lebih waspada terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, jika terjadi hujan dengan intensitas sedang-lebat dengan durasi yang panjang.

”Bagi yang sedang berkendara perlu diwaspadai jalan licin, pohon tumbang serta berkurangnya jarak pandang saat hujan lebat berlangsung. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk selalu memantau kondisi cuaca terkini berdasar citra radar cuaca WOFI melalui website https://stamet-juanda.bmkg.go.id/radar, dan informasi peringatan dini tiga harian dan peringatan dini 2-3 jam ke depan yang selalu kami bagikan melalui website https://stamet-juanda.bmkg.go.id dan media sosial @infobmkgjuanda, saluran telepon 24 jam (031) 8668989 dan WhatsApp: 0895800300011,” ujar Taufiq Hermawan.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore