Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 9 Maret 2024 | 20.24 WIB

Masuki Musim Hujan Banyak Aduan Terkait Jalan Rusak, Begini Respon Bupati Sidoarjo

Penambalan jalan rusak dilakukan secara rutin di wilayah Sidoarjo. (IST/RADAR SIDOARJO) - Image

Penambalan jalan rusak dilakukan secara rutin di wilayah Sidoarjo. (IST/RADAR SIDOARJO)

JawaPos.com - Saat memasuki musim hujan, berbagai macam kerusakan sangat mungkin untuk terjadi, salah satunya terkait kerusakan jalan.

Hal tersebut seperti yang terjadi di Kabupaten Sidoarjo. Di mana call center 112 Pemkab Sidoarjo banyak menerima aduan jalan rusak saat musim hujan.

Tak hanya melalui 112 Pemkab Sidoarjo, warga bahkan tidak segan untuk mengadu langsung ke Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor melalui akun media sosial Instagram.

Pria yang akrab disapa Gus Muhdlor ini memastikan bahwa setiap pengaduan yang masuk melalui dirinya ataupun melalui call center 112 akan segera ditindaklanjuti.

Salah satunya terkait jalan rusak maupun berlubang yang menurutnya memang sudah rutin terjadi setiap memasuki musim penghujan.

Contohnya seperti jalan rusak yang ada di Desa Jedong Cangkring, Kecamatan Prambon. Jalan tersebut diperbaiki oleh Satgas Jalan Dinas PU. Bina Marga dan Sumber Daya Air Sidoarjo.

"Saya sudah perintahkan ke Dinas PU Bina Marga dan SDA untuk terus monitor di lapangan. Ada atau tidak ada pengaduan kalau lihat jalan rusak langsung diperbaiki," katanya seperti dikutip dari Radar Sidoarjo (Jawa Pos Group) pada Sabtu (9/3).

Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor mengatakan bahwa pihaknya akan mengoptimalkan APBD untuk proyek betonisasi jalan antara desa.

Menurutnya, jalan beton dapat menjadi solusi untuk mencegah kerusakan akibat air hujan.

Dia menambahkan, betonisasi dinilai lebih efektif dan efisien dalam mencegah kerusakan akibat hujan karena tidak memerlukan anggaran perbaikan rutin.

"Setiap tahun kita anggarkan perbaikan jalan. Oleh sebab itu betonisasi jalan kita kebut, harapannya satu agar warga Sidoarjo tidak lagi terganggu jalan berlubang yang kerap muncul," ucap Gus Muhdlor.

Gus Muhdlor juga meminta warga untuk mendukung program tersebut karena proses pengerjaan jalan beton membutuhkan waktu yang tidak sebentar, yakni paling lama enam bulan pengerjaan pengecoran sampai jalan rampung.

"Saya meminta masyarakat agar bersabar selama pelaksanaan betonisasi jalan berjalan, mulai dari pengerjaan betonisasi sampai tahap pengecoran akan mengganggu aktivitas warga," ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Satgas Jalan Dinas PU Bina Marga dan SDA Pemkab Sidoarjo, Bambang Kristanto mengatakan bahwa air merupakan salah satu kelemahan jalan beraspal.

Bambang mengungkapkan bahwa terdapat empat tim yang siap siaga memperbaiki jalan rusak. Mereka akan bergerak cepat ke seluruh wilayah Kabupaten Sidoarjo dan menuntaskan jalan berlubang dengan mengendarai mobil pikap bersama cairan aspalnya.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore