Patok tol Kediri-Tulungagung terpasang di wilayah Kecamatan Mojoroto Kota Kediri. (Foto: Wahyu Adji/JPRK)
JawaPos.com - Saat ini panitia pengadaan tanah Tol Kediri-Tulungagung kembali melanjutkan proses pembayaran. Khususnya di Kelurahan/Kecamatan Mojoroto yang akan dibayarkan hari ini.
Dikutip dari Radar Kediri (Jawa Pos Group) pada Rabu (28/2), tercatat ada belasan bidang tanah terdampak tol yang akan mendapatkan uang ganti rugi hingga senilai puluhan miliar rupiah.
"Total ada 14 bidang di Kelurahan Mojoroto (yang dicairkan hari ini, Red)," ujar Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Kediri Jany Danny Assa melalui Kasi Pengadaan Tanah dan Pengembangan Tutur Pamuji.
Pembayaran tersebut merupakan tindak lanjut dari sudah disetujuinya pembebasan lahan oleh pemilik bidang tanah.
Dengan begitu, pemrakarsa akan menggelontorkan miliaran rupiah untuk mencairkan bidang tersebut. Menurut Tutur, total uang ganti rugi yang akan dibayarkan hari ini mencapai Rp 21 miliar.
Pembayaran tersebut juga menandai penambahan capaian progres pembebasan tanah di Kelurahan Mojoroto. Di mana hari ini progres pembebasan tanah di wilayah tersebut mencapai 79 persen.
"Dari total 294 bidang di Kelurahan Mojoroto, per besok (hari ini, Red) sudah 231 bidang yang sudah dibayarkan," lanjut Tutur.
Selain melanjutkan proses pengadaan tanah untuk penetapan lokasi (penlok) tahap I, panitia saat ini juga terus berupaya mengebut progres penlok tahap II.
Yakni proyek tambahan yang mencakup pelebaran di sepanjang trase tol. Itu menyasar seluruh bidang yang juga terdampak di tahap I. Termasuk di antaranya empat kelurahan di Kota Kediri yang menjadi prioritas akses bandara.
Di mana salah satunya yakni pemasangan patok right of way (RoW) yang saat ini masih berjalan. Setelah tuntas di Kota Kediri, sekarang prosesnya sudah mencapai Kabupaten Kediri sisi selatan.
Ketua Tim Pengadaan Tanah (TPT) Jalan Tol Kediri Tulungagung Linanda Krisni Susanti mengatakan bahwa pemasangan patok yang menentukan luasan ruang milik jalan tol tersebut diproyeksikan berjalan semakin ke selatan, yakni menuju Kabupaten Tulungagung.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari koran, pemasangan patok RoW saat ini sudah mencapai Desa Tambibendo, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri.
Untuk ruas Kabupaten Kediri, Desa Ngetrep di Kecamatan Mojo akan menjadi titik paling akhir yang bakal terkepras oleh pembangunan Tol Kediri-Tulungagung.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
