
Bupati Bandung Dadang Supriatna (kiri) menyerahkan santunan kepada ahli waris petugas pemilu yang meninggal saat bertugas di Kabupaten Bandung, Rabu (21/2).
JawaPos.com–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung menyerahkan santunan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan sebesar Rp 42 juta bagi ahli waris dari 19 petugas penyelenggara pemilu yang meninggal dunia saat menjalankan tugas.
”Ada sekitar 19 orang dari Bawaslu dan KPPS yang meninggal dunia. Kami berikan santunan dari BPJS Ketenagakerjaan, mudah-mudahan dapat meringankan beban bagi keluarga ahli waris,” kata Bupati Bandung Dadang Supriatna seperti dilansir dari Antara di Kabupaten Bandung, Rabu (21/2).
Dadang menjelaskan, kebanyakan petugas yang meninggal adalah anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) dan Panwaslu. Rata-rata mereka meninggal dunia akibat kelelahan saat menjalankan tugas.
”Sembilan orang di antaranya meninggal dunia sebelum hari H pencoblosan dan 10 orang setelah hari pencoblosan pemilu,” ujar Dadang Supriatna.
Dia menyampaikan, sudah mengantisipasi dari jauh sebelum pemilu dilaksanakan dengan memastikan seluruh petugas pemilu di Kabupaten Bandung mendapatkan jaminan BPJS Kesehatan.
”Saat itu, saya langsung memberikan kebijakan bahwa untuk jumlah petugas KPPS yang banyaknya 110.000 orang, semuanya diantisipasi BPJS Ketenagakerjaan, baik untuk petugas yang sakit, maupun yang meninggal dunia,” terang Dadang Supriatna.
Dia menambahkan, untuk seluruh biaya perawatan petugas pemilu yang sakit sepenuhnya ditanggung BPJS Kesehatan dengan tidak dipungut biaya apapun. Bupati menyampaikan rasa belasungkawa dan duka cita mendalam atas wafatnya para petugas pemilu yang meninggal dunia saat menjalankan tugas negara.
”Kepada ahli waris atau ibu atau suami istri yang ditinggalkan almarhum atau almarhumah, semoga Allah memberikan kesabaran, ketabahan, sampaikan salam hormat saya kepada keluarga ahli waris dan para petugas penyelenggara pemilu yang hingga saat ini masih menjalankan tugas,” ucap Dadang Supriatna.
Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung Syam Zamiat Nursyamsi menyampaikan, mayoritas petugas KPPS dan Bawaslu yang sakit atau bahkan meninggal dunia akibat mereka kelelahan dalam menjalankan tugas.
”Terlebih bagi KPPS yang melakukan pungut hitung suara baik siang maupun malam hari,” terang Syam.
”Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bandung dalam hal ini atas kebijakan dari Bapak Bupati Bandung. Santunan ini adalah bukti atensi kepada teman-teman penyelenggara pemilu,” tambah dia.

Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Analisis Prediksi Bursa Prancis vs Inggris di Piala Dunia 2026: Les Bleus Lebih Dijagokan Rebut Posisi Ketiga
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Usai Timnas Inggris Gagal ke Final Piala Dunia 2026, Gary Neville dan Roy Keane Saling Adu Pendapat
Presiden Prabowo Hadiri Panen Raya TNI: Hari Ini Saya Bahagia
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
