
Pasar Murah yang digelar untuk menekan inflasi dan harga (Nurfaik Nabhan/Jawa Pos Radar Semarang)
JawaPos.com – Harga berbagai sembako seperti beras, telur, dan cabai masih mengalami kenaikan di berbagai daerah.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumperindag) Kabupaten Semarang, Heru Subroto, mengatakan, kenaikan berbagai komoditas di Kabupaten Semarang dengan harga yang beragam.
Mengutip Radar Semarang (Jawa Pos Group), ia mengatakan beras premium mengalami kenaikan hingga Rp 18 ribu di Pasar Bandungan.
Sementara, beras di pasar lainnya di Kabupaten Semarang masih berkisar seharga Rp 16 ribu hingga Rp 17 ribu.
"Telur ayam ras sekarang di harga kisaran Rp 28 ribuan sampai Rp 29 ribuan. Kemudian cabai rawit merah ada kenaikan Rp 1.000 sekitar di harga Rp 46 ribu sampai Rp 60 ribu," ucapnya.
Meskipun mengalami kenaikan harga, stok beras di Kabupaten Semarang dipastikan aman hingga beberapa bulan kedepan.
Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Pangan (Dispertanikap) Kabupaten Semarang, Moh Edy Sukarno, menuturkan, jika kenaikan harga beras disebabkan oleh faktor global seperti El Nino yang berdampak di sebagian wilayah Kabupaten Semarang.
"Kondisi global seperti El Nino bahkan adanya eskalasi perang sehingga mempengaruhi kondisi global. Sehingga harga-harga pangan yang impor ini naik, termasuk beras ini," ucapnya.
Sementara itu, di Solo, seorang penjual cabai di Pasar Legi, Arief Agustianto, mengatakan kenaikan harga cabai terjadi seminggu terakhir.
"(Harga) naik terus sejak pemilu. Bertahap naik Rp 2 ribu sampai Rp 3 ribu per jenisnya," kata Arif kepada Jawa Pos Radar Solo (Jawa Pos Group), Senin (19/2/2024).
Ia pun mengeluhkan kenaikan harga cabai membuat masyarakat mengurangi jumlah pembelian. Tak hanya itu, pasokan penjualannya juga berkurang.
“Rata – rata masyarakat belinya juga cuma setengah kilo, padahal biasanya satu kilo,” katanya.
Hal senada juga disampaikan oleh pedagang lainnya, Kati, mengatakan, cabai yang ia jual mengalami kenaikan. Selain itu, bawang putih dan bawang merah juga mengalami kenaikan hingga Rp 38 ribu dan Rp 30 ribu per kilogramnya.
"Memang pemilu ini naik karena permintaan juga tinggi. Apalagi musim hujan gini kualitas dan jumlah panen dari petani juga kurang. Jadi harga pada naik," ucapnya.
Menyadur Antara, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, memastikan ketersediaan sembako saat Ramadhan dan lebaran dapat tersedia untuk mencegah lonjakan inflasi.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
