Aksi longmarch puluhan pedagang kuliner daging anjing di halaman Balai Kota Solo pada hari Kamis (1/2)./Silvester Kurniawan/Radar Solo
JawaPos.com – Halaman Balai Kota Solo, Jawa Tengah mendadak ramai oleh demonstran pada hari Kamis (1/2).
Diketahui, massa yang berkumpul di Balai Kota Soli merupakan para pedagang kuliner daging anjing se-Solo Raya.
Puluhan orang yang melakukan aksi demonstran tersebut, melakukan long march sambil membentangkan spanduk berisi tuntutan.
Salah satu spanduk itu bertuliskan 'Kami Butuh Keadilan dan Solusi'. Mereka juga mengkritisi kelompok, komunitas, dan aktivis pecinta binatang yang selama ini mendesak agar kuliner daging anjing ditutup.
Para demonstran juga mempertanyakan apakah nanti jika usaha kuliner mereka ditutup, para pecinta binatang itu bisa menjamin kelangsungan hidup para pedagang.
Salah satu orang yang ikut dalam aksi itu sekaligus Ketua Paguyuban Daging Anjing Solo Raya, Agus Triyono meminta negara agar berlaku adil.
“Pemerintah malah berpihak kepada organisasi-organisasi itu. Kami terus ditekan dari tahun ke tahun sampai saat ini,” ujar Agus seperti dilansir dari Radar Solo (JawaPos Group).
Menurutnya negara harus berlaku adil karena menimbang di Indonesia belum ada aturan yang secara tegas melarang konsumsi terhadap daging anjing.
Dirinya meminta Presiden Joko Widodo, Plt Gubernur Jateng, Wali Kota Solo, dan Ketua DPRD Kota Solo untuk memberi kepastian agar mereka tetap bisa berdagang.
Hal itu karena kios dari puluhan massa yang menggelar aksi longmarch itu telah tutup selama sebulan terakhir sejak Polrestabes Semarang menggagalkan pengiriman ratusan ekor anjing di awal Januari kemarin.
“Kami berharap bapak dan ibu pemangku kepentingan pemerintah dan pengambil kebijakan bisa mengayomi kami sebagai warga negara Indonesia. Terutama untuk kami pedagang daging anjing atau hewan non-pangan lainnya,” kata dia.
Sebelumnya aksi serupa juga dilakukan di Kabupaten Klaten. Para pedagang kuliner daging anjing meminta agar pemerintah tidak sembarangan membuat kebijakan khususnya kebijakan yang justru tidak adil bagi para pedagang kecil seperti mereka.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
