Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 29 Januari 2024 | 19.15 WIB

Resmikan Gedung Pusat Terpadu RSUD Sidoarjo, Menkes RI Budi Sadikin Minta Pelayanan Kesehatan Masyarakat Ditingkatkan

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin (baju putih) dan Bupati Sidoarjo (dua dari kiri) saat meresmikan Gedung Pusat Terpadu RSUD Sidoarjo pada Minggu (28/1). (Dok Antara) - Image

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin (baju putih) dan Bupati Sidoarjo (dua dari kiri) saat meresmikan Gedung Pusat Terpadu RSUD Sidoarjo pada Minggu (28/1). (Dok Antara)

JawaPos.com – Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin meresmikan gedung baru milik RSUD Sidoarjo pada Minggu (28/1). Gedung yang terdiri dari gedung pusat terpadu dan gedung laboratorium kesehatan itu diharapkan mampu meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat di Sidoarjo.

Dilansir dari ANTARA, ia mengapresiasi Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor yang menurutnya berhasil mendorong peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Sidoarjo. Hal tersebut karena RSUD Sidoarjo naik kelas dari RS tipe B ke tipe A.

“Menjadi RS tipe A berarti harus mempunyai paling tidak tiga layanan kesehatan untuk penyakit stroke, jantung, dan kanker. Ketiga penyakit itu saat ini mendominasi penyebab seseorang meninggal dunia” ujar Budi.

Menurutnya Kabupaten Sidoarjo adalah satu-satunya pemerintah daerah yang mempunyai Rumah Sakit Umum Daerah dengan tipe A di Indonesia. Oleh sebab itu maka RSUD Sidoarjo harus mampu bergerak cepat memberikan pelayan kesehatan yang terbaik.

“Jika alat sudah ada, Pekerjaan Rumah (PR) selanjutnya adalah Sumber Daya Manusianya (SDM) yang saat ini masih kurang, sehingga pihak Kemenkes menyediakan 2.000 beasiswa untuk dokter spesialis” kata dia.

Selain itu, Menkes Budi juga mengajak masyarakat di Kabupaten Sidoarjo untuk tetap menjaga kesehatan dengan adanya kegiatan penyuluhan di puskesmas, posyandu, dan kader kesehatan sebagai wujud pentingnya hidup sehat bagi masyarakat.

“Menjaga masyarakat agar tetap sehat jauh lebih penting daripada mengobati masyarakat ketika sakit” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali mengatakan dengan naik kelasnya RSUD Sidoarjo dari tipe B ke tipe A maka pihak RSUD harus terus berbenah menjadi lebih baik lagi dari segi apapun ke depannya.

“Konsekuensi kami setelah naik kelas menjadi RS tipe A yaitu meningkatkan pelayanan kesehatan dan kenyamanan pasien baik itu rujukan dari kabupaten atau kota lain maupun masyarakat Sidoarjo sendiri” ucapnya.

Bupati menambahkan bahwa fasilitas kesehatan yang modern harus diimbangi dengan pelayanan yang optimal kepada masyarakat. Karena yang terpenting adalah bagaimana fasilitas itu bisa digunakan untuk melayani kesehatan masyarakat yang datang ke RSUD Sidoarjo.

Plt. Direktur RSUD Sidoarjo dr.Syamsu Rahmadi menyampaikan bahwa Gedung Pusat Terpadu RSUD Sidoarjo ini akan melayani sepuluh layanan prioritas Kemenkes, di antaranya penyakit stroke, kanker, kardiovaskuler, infeksi emerging, kesehatan ibu dan anak, kesehatan jiwa, uronefrologi, respirasi dan TBC, diabetes melitus, dan gastrohepatologi.

“Gedung Pusat Terpadu yang telah diresmikan ini akan mengoperasionalkan lantai satu, dua, dan tiga untuk layanan farmasi, laboratorium, rehab medik, urologi, bedah digestif, pediatri, dan bedah torak kardiovaskular” pungkasnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore