
LAUT LEPAS: Proses evakuasi ABK KMN Putra Sumber Mas, korban kecelakaan laut di perairan Selat Bali, Rabu (24/1).
JawaPos.com – Sebanyak 12 anak buah kapal (ABK) kapal motor nelayan (KMN) Putra Sumber Mas yang tenggelam Rabu (24/1) ditemukan di perairan Selat Bali pada hari yang sama. Namun, masih terdapat tiga ABK lain yang belum ditemukan dalam kecelakaan laut tersebut.
Jawa Pos Radar Madura melaporkan, proses evakuasi terhadap 12 ABK yang ditemukan tidak berjalan mulus. Sebab, tim SAR yang ditugasi mengevakuasi belasan korban di Pulau Kangean, Sumenep, Jawa Timur, menghadapi kendala cuaca ekstrem.
Kasihumas Polres Sumenep AKP Widiarti memaparkan, laporan kecelakaan laut tersebut diinformasikan nakhoda tugboat (TB) Kharisma Bahari 168 melalui pesan WhatsApp dan radio marine kapal.
Berdasar laporan yang disampaikan, ABK KMN Putra Sumber Mas ditemukan mengapung di tengah laut perairan Selat Bali. Tepatnya, di sekitar perairan utara Pulau Lombok.
Menurut Widi, TB Kharisma Bahari 168 awalnya berlayar dari Saumlaki, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Tanimbar, Maluku. Kapal itu berlayar Selasa (23/1) pukul 13.00 menuju Kabupaten Gresik, Jawa Timur.
"Pada pelayaran tersebut, TB Kharisma Bahari 168 menggandeng BG Kharisma Bahari 98,” tuturnya.
Setelah tiba di perairan Selat Bali pada Rabu (24/1), nakhoda TB Kharisma Bahari 168 menemukan sejumlah orang mengapung di tengah laut. Belasan ABK KMN Putra Sumber Mas tersebut ditemukan mengapung dengan peralatan seadanya.
"Jadi, mereka menggunakan peralatan kapal yang mengapung dan meminta pertolongan,” jelasnya.
Sontak, keadaan itu menyita perhatian ABK TB Kharisma Bahari 168 yang sedang berlayar. Lalu, mereka berupaya menyelamatkan ABK korban laka laut. ”Ada 12 ABK KMN Putra Sumber Mas yang berhasil dievakuasi ke kapal TB Kharisma Bahari 168,” ucapnya.
Mantan Kapolsek Kota Sumenep itu menyatakan, berdasar informasi yang diterima, ABK KMN Putra Sumber Mas yang menjadi korban laka laut sebanyak 15 orang. Namun, tiga ABK di antaranya belum ditemukan.
”Setelah melakukan penyelamatan, TB Kharisma Bahari 168 berlayar menuju Pulau Kangean untuk mengevakuasi korban,” tuturnya.
Di tempat terpisah, Koordinator Unit Siaga SAR Sumenep, Basarnas Surabaya, Nanang Pujo Prasetiyo membenarkan adanya kecelakaan laut yang dialami ABK KMN Putra Sumber Mas. Tim SAR Sumenep sudah diberangkatkan ke Pulau Kangean untuk menjemput 12 korban yang selamat.
Namun, saat tiba di tengah pelayaran, tim SAR Sumenep menghadapi kendala. Yaitu, cuaca buruk. Tim SAR pun harus menepikan kapalnya ke Pulau Sapeken. ”Tadi pagi (kemarin, 25/1) berangkat lagi dan belum ada perkembangan informasi,” terangnya.
KMN Putra Sumber Mas dilaporkan hilang kontak oleh pemiliknya. Namun, sampai sekarang belum diketahui secara jelas penyebab tenggelamnya kapal nelayan itu. ”Bangkai kapal juga tidak diketahui posisinya,” ujar Nanang.
Sementara itu, ABK yang belum ditemukan terus dicari tim SAR. Pencarian dilakukan di sekitar ditemukannya belasan ABK. Selain itu, tim SAR akan menggali informasi lebih dalam setelah bertemu ABK yang selamat.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
