
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Gresik, Agustin Halomoan Sinaga mengintrogasi para PSK, Mucikari dan pengelola Homestay Lestari di Kantor Satpol PP Pemkab Gresik./
JawaPos.com – Baru-baru ini, warga Gresik dibuat resah dengan maraknya bisnis prostitusi terselubung yang banyak ditemukan di kawasan bisnis dan pertokoan Kota Gresik.
Salah satu yang terkuak adalah bisnis prostitusi di sebuah Homestay yang bernama Lestari.
Beruntung, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dengan gercep dapat menguak hal tersebut.
Akhirnya, bisnis prostitusi yang sudah beroperasi selama bertahun-tahun itu pun terbongkar keberadaannya dan segera ditindaklanjuti.
Tim reaksi cepat Satpol PP yang bernama Pudak (Personel Unit Darurat Amankan Ketertiban) tersebut pun dikabarkan telah melakukan razia terhadap bisnis prostitusi yang berada di depan komplek kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, tepatnya di Jalan Wahidin Sudirohusodo, pada Jumat (20/01), sekitar pukul 22.30 WIB.
Sebelumnya, seperti biasa tim Pudak tersebut terlebih dulu melakukan pemantauan dan pengumpulan bahan informasi dari masyarakat.
Dari sanalah, ditemukan ada sebuah Homestay bernama Lestari di kawasan kompleks ruko di depan Kantor Bupati yang setelah diselidiki ternyata merupakan bisnis prostitusi.
Setelah diketahui, tim Pudak pun mulai menyusun strategi penggerebekan. Selama penggerebekan itu berlangsung, berbagai kejadian dramatis pun turut mewarnainya.
Mulai dari sang resepsionis yang hendak kabur saat melihat petugas datang, hingga kebanyakan kamar Homestay yang dikunci dan tidak mau dibuka saat ada petugas.
Dilansir Radar Gresik (JawaPos Grup), pada Minggu (21/1), Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Gresik, Agustin Halomoan Sinaga membenarkan terkait adanya penggerebekan terhadap homestay yang terletak di komplek ruko dan perkantoran di depan Kantor Bupati itu.
Menurutnya, di dalam homestay dengan dua lantai tersebut, setidaknya ada sepuluh kamar, dimana delapan diantaranya diketahui merupakan tempat para Pekerja Seks Komersial (PSK) untuk melayani tamu.
Kemudian, ada satu kamar tempat admin aplikasi dan satu kamar lagi tempat PSK menunggu tamunya datang.
"Saat kami gerebek ada tiga PSK yang sedang berbuat asusila dan sisanya sedang menunggu tamu datang," kata Sinaga, seperti yang dikutip Radar Gresik (JawaPos Grup), pada Minggu (21/1).
Awetnya bisnis prostitusi di homestay Lestari ini lantaran lokasinya berada di area kompleks ruko yang terbuka sehingga meminimalisir kecurigaan yang timbul dari masyarakat.
Kondisi homestay juga normal, tapi jika ditelisik lagi kedalamnya, kejanggalan-kejanggalan akan banyak ditemukan.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
