Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 8 Januari 2024 | 19.05 WIB

Pembangunan JLS Akan Menghubungkan 8 Kabupaten di Jawa Timur, Mulai Pacitan hingga Banyuwangi

Tiga pantai yang bakal dilewati oleh trayek baru bus Damri via JLS, diantaranya: Pantai Jodrono, Pantai Puring, dan Pantai Soge. - Image

Tiga pantai yang bakal dilewati oleh trayek baru bus Damri via JLS, diantaranya: Pantai Jodrono, Pantai Puring, dan Pantai Soge.

JawaPos.com - Jalur Lintas Selatan (JLS) kini jadi primadonanya Jawa Timur yang dinantikan. Bagaimana tidak, jalan yang menghubungkan antar pantai itu memiliki ruas jalan yang ciamik saat dilewati.

Selain itu masyarakat juga dapat menikmati indahnya bentangan pantai sepanjang JLS. Itulah menjadi daya tarik yang dinantikan oleh masyarakat Jawa Timur dan sekitarnya.

Pembangunan JLS yang sudah memakan waktu 23 tahun itu, kini satu persatu sudah mulai terselesaikan. Nantinya jika sudah selesai secara keseluruhan, delapan Kabupaten di Jawa Timur akan saling terhubung.
 
Yakni Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Blitar, Pacitan, Kabupaten Trenggalek, Banyuwangi, Malang, Lumajang dan Jember. JLS pun kin sudah bisa dinikmati dibeberapa wilayah, diantaranya Kabupaten Pacitan, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Trenggalek, Blitar, Malang, hingga banyuwangi.
 
Baca Juga: Presiden Jokowi Resmikan Tol Pamulang-Cinere-Bogor, Nilai Investasi Capai Rp 4 Triliun

Meski beberapa sudah terselesaikan, namun sebagaian masih dalam proses pembangunan. Di tahun 2020 DPRD Jatim bersama dengan Pemprov Jatim telah melakukan peninjauan pembangunan yang sempat terkendala progres dan pembebasan lahan.

Dari tinjauannya didapatkan bahwa dari pertemuan tersebut diketahui bahwa kondisi jalan sepanjang JLS yaitu 684 Km sisa penanganan yang belum terselesaikan ada 301,18 Km. Di kawasan lot 7 sedang dikerjakan sepanjang 13 Km yang diperkirakan memakan waktu tiga tahun namun bisa dilakukan percepatan jadi 2 tahun oleh kontraktor.

Sementara update terakhir tahun 2023 yang dihimpun dari Radar Blitar (Group Jawa Pos) pada Jumat (23/12/2023) bahwa proses pembangunan tersebut masih dalam tahap pembebasan lahan dan pelelangan.

Tiga trase tersebut saat ini tengah memasuki tahapan pembebasan lahan serta lelang pengerjaan targetnya pekan depan sudah bisa dilakukan appraisal.

Tiga trase tersebut adalah Bululawang – Sidomulyo sepanjang 7,05 Kilometer (KM) dan Sidomulyo-Tambakrejo sepanjang 5,909 Kilometer (km), serta Serang-Sumbersih sepanjang 4,374 KM.
 
Baca Juga: Debat Capres, Jurkam Muda Asal Surabaya Sebut Gagasan Ganjar- Mahfud Terlihat Solutif

PPK Pansela 2 Balai Besar Pelasanaan Jalan Nasional Jatim-Bali Kementerian PUPR, Grace Agustina menyebut ada dua trase yang lebih dulu dilakukan pelelangan, yakni Bululawang – Sidomulyo dan Sidomulyo – Tambakrejo

Sementara itu di Trenggalek dari 78 Km masih ada 39 Km yang belum selesai, di Tulungagung dari 54 Km masih ada 34 Km yang belum, di Blitar dari 68 Km masih ada 52 Km belum selesai. Malang dari 134 Km tinggal 9,4 Km yang belum selesai,  Kemudian Jember dari 88 Km lebih yang belum terselesaikan ada 60 Km, lalu Banyuwangi dari 163 Km tinggal 19 Km yang belum terselesaikan.

Selain sudah terkoneksi dengan jalur lokal, sebagian ruas JLS terhubung dengan jalur wisata di selatan Jatim. BBPJN Jatim-Bali mencatat setidaknya ada 80 spot wisata yang tersebar di delapan kabupaten yang bisa diakses melalui JLS.
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore