Masang baliho partai sendirian, seorang pria di Sleman tewas, diduga karena kesetrum. (Radar Jogja)
JawaPos.com – Seorang laki-laki meninggal dunia akibat tersengat listrik saat memasang spanduk partai politik di Jalan Babarsari, Caturtunggal, Depok, Sleman, Jumat (22/12).
Kapolsek Depok Barat, Kompol Tri Hartanto, mengatakan kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 8.00 WIB. Kejadian berawal saat saksi MF dan HP tengah melakukan pengaturan lalu lintas.
Sekitar pukul 8.00 WIB, saksi melihat korban naik ke atas untuk memasang spanduk. Tak lama, sekira pukul 8.24 WIB terdengar suara seperti ledakan lalu tiba-tiba korban terjatuh dan mengeluarkan asap dari badannya.
Baca Juga: Soal Transaksi Janggal Masa Kampanye, Bawaslu Diminta Progresif Tindak Lanjuti Temuan PPATK
Saksi pun melaporkan kejadian ke Polsek Depok Barat dan Puskesmas setempat. Namun, Tri mengatakan penyebab kematian perlu ditindaklanjuti agar diketahui secara pasti.
"Proses kesetrumnya seperti apa, tidak ada yang tahu, yang jelas di atas terdapat banyak jaringan kabel-kabel listrik. Selain itu luka yg diderita saat jatuh cukup fatal jadi meninggal di tempat," ucapnya.
Kanit Reskrim Polsek Depok Barat Iptu Nibras Daryl menyampaikan korban jatuh dengan posisi terlentang. Selain itu, korban mengalami luka di kepala dan mengeluarkan darah serta saat dicek sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Sebelumnya, alat peraga kampanye (APK) juga telah mengakibatkan korban luka. Ketua Bawaslu Sleman, Arjuna Al Ichsan Siregar, mengatakan, ada dua APK yang mengakibatkan korban luka.
Pertama, di Hargobinangun, Pakem yang membuat satu pengendara sepeda motor patah tulang pada bagian kaki karena tertimpa APK saat melintas di jalan umum.
Kedua, APK di Jalan Affandi, Depok, Sleman yang menimpa seorang mahasiswa saat melintas ketika hujan turun. Korban terssebut mengalami luka di bagian kening hingga harus mendapatkan jahitan.
Menurut Arjuna pemasangan APK yang tidak kokoh menjadi salah satu pelanggaran dalam masa kampanye. Ia pun menuturkan siap memfasilitasi mediasi antara pemasang APK dengan korban yang mengalami luka akibat tertimpa APK.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
