Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 12 Desember 2023 | 00.27 WIB

SiDU Gelar Donasi Buku Tulis Untuk Tingkatkan Kebiasaan Menulis Tangan

Sinar Dunia gelar donasi buku tulis. (DOk. SiDU) - Image

Sinar Dunia gelar donasi buku tulis. (DOk. SiDU)

JawaPos.com - Perusahaan buku tulis SiDU menyelenggarakan Ayo Menulis yang bertujuan untuk menjadikan kegiatan menulis tangan sebagai hal yang menyenangkan bagi anak-anak Indonesia. Di tahun 2023 ini berbagai rangkaian kegiatan program ini telah sukses diselenggarakan, antara lain sosialisasi Ayo Menulis dan Lomba Menulis Harta Karun Indonesia yang melibatkan 745 sekolah serta menghasilkan 6.901 karya tulis tangan siswa dari seluruh Indonesia sehingga SiDU berhasil memecahkan Rekor MURI pada kategori Lomba Menulis Tangan oleh Siswa Sekolah Dasar Terbanyak.

Sebagai bentuk komitmen untuk terus menerus menggalakkan menulis dengan tangan, SiDU mendonasikan 300.000 buku tulis kepada sekolah-sekolah serta sekolah non formal atau komunitas di Indonesia. Distribusi buku diberikan dengan kriteria tertentu, seperti sekolah formal yang telah mengikuti lomba menulis dengan jumlah karya lomba terbanyak, sekolah di daerah tertinggal, serta sekolah non formal atau komunitas yang memiliki tujuan sejalan dengan SiDU.

Seremonial simbolis penyerahan donasi buku tulis SiDU dihelat di Perpustakaan Nasional RI, Salemba-Jakarta Pusat, mengundang perwakilan dari sekolah dan komunitas.

Arif Darmawan, Head of Marketing Domestic Business Stationery APP menjadi perwakilan dari buku tulis SiDU dalam penyerahan donasi buku tulis ini. Penyerahan ini disaksikan oleh Dr. Sugiyanto selaku Widyaprada Ahli Madya Direktorat SD Kemdikbudristek, serta Zulaika, M. Pd. Selaku Kepala Bidang Persekolahan SD PKLK Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta sebagai wujud dukungan pemerintah terhadap inisiatif Ayo Menulis.

"Kami mendukung pemerintah dalam upaya meningkatkan literasi khususnya kemampuan menulis sejak dini. Kami percaya bahwa menulis dengan tangan adalah keterampilan dasar penting yang harus dikuasai oleh anak-anak. SiDU selain menyediakan berbagai kegiatan Menulis, pada kesempatan ini SiDU memberikan donasi buku tulis sebagai sarana bagi pelajar untuk menulis dengan tangan. Donasi ini bukti komitmen SiDU agar menulis dengan tangan menjadi kegiatan yang menyenangkan,” ujar Arif Darmawan.

Survey kemampuan pelajar yang tergabung dalam negara-negara OECD – Program for International Student Assessment (PISA) tahun 2023 baru saja di rilis pada tanggal 5 December 2023. Survey yang diselanggarakan setiap 3 tahun ini mengukur literasi membaca, matematika, dan sains pada murid berusia 15 tahun.

Mendikbud Ristek, Nadiem Makarim dalam pernyataannya menyampaikan bahwa meskipun terdapat penurunan poin literasi membaca di dunia, namun penurunan tersebut tidak lebih buruk dibanding negara lain di dunia yang mengikuti PISA. "Skor literasi membaca, kita melihat rata-rata dunia itu turun sekitar 18 poin. Tapi Indonesia hanya turun 12 poin. Jadi secara signifikan lebih baik daripada rata-rata internasional," ungkapnya secara daring di laman YouTube Kemdikbudristek, Rabu (6/12).

Sementara itu, Stefanie Augustin selaku pendiri Majalah CIA menambahkan, lebih dari 80 persen negara yang mengikuti survei PISA ini mengalami penurunan skor literasi membaca.

“Di era digital semua jadi terasa dipermudah. Namun, untuk anak usia dasar ada hal-hal dan tahapan pertumbuhan yang tidak dapat dipermudah oleh digital”. Majalah CIA melalui gerakan Hak Baca Anak mengajak orang tua untuk terus berjuang memenuhi hal dasar tersebut,” ungkapnya.

Membaca dan menulis merupakan keterampilan yang saling berkaitan. SiDU berharap melalui menulis dengan tangan, anak-anak Indonesia tumbuh menjadi generasi yang kompeten sehingga dapat bersaing secara global.

SiDU dan Majalah CIA bersama-sama berkomitmen untuk terus memperjuangan penguatan literasi anak Indonesia di tengah tantangan era digital. Sugiyanto selaku perwakilan dari Kemdikbudristek menanggapi hasil PISA 2023 sebagai tantangan bagi seluruh jajaran Kemdikbudristek RI untuk meningkatkan skor literasi di Indonesia. Beliau juga menyambut positif acara Ayo Menulis yang diselenggarakan oleh SiDU sebagai salah satu cara yang digagas oleh pihak swasta untuk membantu pemerintah dalam hal meningkatkan kualitas literasi pada tingkat SD.

“Kemdikbudristek memberikan apresiasi dan penghargaan tinggi atas partisipasi aktif dalam usaha meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan melalui lomba menulis dengan tangan bertema Harta Karun Indonesia yang telah meraih rekor MURI 2023. Dengan kondisi hasil literasi bagi siswa yang belum optimal, lomba ini dapat sebagai jembatan untuk lebih cepat mencapai keberhasilan. Apalagi menghadapi tantangan era globalisasi yang perlu dihadapi secara berkolaborasi oleh pemerintah, mitra pembangunan dan juga orang tua,” tutur Sugiyanto.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore