
Ilustrasi sabu-sabu. Antara
JawaPos.com–Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Selatan menangkap pasangan suami istri (pasutri) di Banjarmasin karena terlibat jaringan peredaran 14 kilogram narkotika jenis sabu-sabu.
”Kedua tersangka berinisial MY, 32, dan istrinya EV, 42, ditangkap pada Jumat (1/12) saat membawa barang bukti sabu-sabu di Jalan Ahmad Yani Km 14,5 Kompleks Sejahtera Mandiri Asri, Gambut, Kabupaten Banjar,” kata Direktur Reserse Narkoba Polda Kalsel Kombespol Kelana Jaya seperti dilansir dari Antara di Banjarmasin, Selasa (5/12).
Pengungkapan tindak pidana narkotika dalam jumlah cukup besar itu bermula dari informasi masyarakat yang ditindaklanjuti petugas. Tim yang dipimpin Kasubdit III Ditresnarkoba Polda Kalsel AKBP Jupri Tampubolon melakukan penyelidikan dengan mengamati kondisi di sekitar lokasi yang dicurigai.
Hasilnya pada hari penangkapan, polisi melihat gerak-gerik dua orang mencurigakan mengendarai motor melintas yang kemudian berhenti di tepi jalan mengambil sebuah tas ransel terletak di samping pohon pisang.
Setelah dicegat petugas, keduanya tak berkutik lantaran tas yang dibawa tersebut berisi 14 paket sabu-sabu dengan berat 14.230 gram atau lebih kurang 14 kilogram.
Menurut pengakuan keduanya kepada polisi, mereka disuruh seorang narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) untuk mengambil barang haram tersebut. Kemudian hasil pemetaan petugas pula, sabu-sabu berasal dari jaringan Pontianak, Kalimantan Barat, yang terhubung dengan kaki tangannya yakni narapidana lapas di Kalsel.
”Identitas narapidana yang disebut masih kami dalami, jika cukup bukti keterkaitannya kami lakukan pemeriksaan nanti bekerja sama dengan pihak lapas,” jelas Kelana.
Sedangkan terhadap kedua tersangka, penyidik menjerat dengan pasal 114 ayat (2) junto pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana minimal lima tahun dan maksimal 20 tahun atau hukuman mati.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
