
Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni saat buka operasi pasar murah di halaman Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel, Palembang, Jumat (24/11).
JawaPos.com–Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) beserta Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Sumsel menggelar pasar murah. Kegiatan itu salah satu upaya menekan inflasi daerah dan meringankan kebutuhan masyarakat.
”Pasar murah seperti ini akan terus kita lakukan untuk membantu masyarakat mendapatkan harga bahan pokok lebih murah dibanding harga pasar,” ucap Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel Agus Fatoni.
Operasi pasar murah seperti itu akan terus digelar. Tujuannya untuk meringankan masyarakat menjangkau harga bahan pokok yang lebih murah dibandingkan harga pasar.
”Operasi pasar murah seperti ini bukan hanya di pemprov tetapi kita imbau kabupaten dan kota mengadakan pasar murah seperti ini. Insya Allah banyak pihak yang akan mendukung kegiatan ini,” harap Agus Fatoni.
Secara khusus Fatoni juga berterima kasih serta mengapresiasi sejumlah BUMN, BUMD, dan stakeholder swasta yang telah berpartisipasi dalam gelaran operasi pasar murah tersebut.
”Kami mengapresiasi pihak-pihak yang telah membantu gelaran operasi pasar ini. Dengan bahan pokok yang kita jual murah, kita harap informasi pasar murah ini didapati masyarakat,” ucap Agus Fatoni.
Fatoni memastikan stok beras di Sumsel masih mencukupi hingga Maret 2024. ”Stok beras kita di Sumsel ini sangat aman dan produksi pangan kita juga cukup baik yang kita harapkan pihak-pihak yang mempunyai kepentingan jangan dulu menjual ke luar Sumsel namun kita penuh stok di Sumsel,” tutur Fatoni.
Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel Deva Octavianus menyebut operasi pasar murah kali ini disiapkan stok beras 10 ton dijual dengan harga Rp 10 ribu per kilogram dan gula pasir seharga Rp 13 ribu per kilogram.
”Kita jual minyak goreng, tepung terigu, dan bahan pokok lainnya termasuk juga berbagai macam sayuran,” ujar Devi.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
