Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 1 November 2023 | 16.53 WIB

Ayah Mertua Bunuh Menantu Sendiri yang Tengah Hamil 6 Bulan, kepada Polisi Mengaku Marah karena Lapar

Khoiri yang sudah diamankan di Mapolsek Purwodadi. Kepada polisi, Khoiri mengaku lapar sehingga marah dan kemudian melakukan aksi kejinya. - Image

Khoiri yang sudah diamankan di Mapolsek Purwodadi. Kepada polisi, Khoiri mengaku lapar sehingga marah dan kemudian melakukan aksi kejinya.

JawaPos.com - Seorang bapak di Desa Parerejo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan tega menghabisi Fitria Almuniroh Hafidloh Diana menantunya sendiri. Ayah mertua yang sekaligus pelaku pembunuhan tersebut bernama Khoiri. Dia berstatus duda. Ia ditinggal istrinya yang meninggal beberapa tahun lalu. Warga juga mengatakan keluarga tersebut memang tertutup. "Mereka jarang srawung (bergaul, Red),” kata warga dilansir Radar Bromo (Jawa Pos Group).

Padahal, beberapa hari lalu, keluarga Fitria dari Rungkut, Surabaya, sempat berkunjung. Tak pelak, peristiwa berdarah itu membuat warga makin penasaran. Warga bertanya mengapa Khoiri setega itu membunuh menantunya sendiri. Apalagi korban dalam kondisi hamil.

Kapolsek Purwodadi AKP Pujiyanto mengatakan, pembunuhan terjadi di dalam kamar korban. Terduga pelaku menggorok leher korban dengan sebilah pisau dapur. ”Setelah melakukan pembunuhan, terduga pelaku sembunyi di dalam kamar rumah tetangganya dan dikunci dari dalam,” kata Pujiyanto.

Warga yang sudah berdatangan awalnya tak berani mengamankan lantaran takut terduga pelaku masih membawa pisau. Terlebih di rumah Bari yang dijadikan tempat persembunyian terduga pelaku, terdapat stang dan gir motor.

Terduga pelaku sendiri diamankan petugas. Dia langsung digiring ke mapolsek Purwodadi. Petugas lantas mencoba bertanya ke Khoiri terkait aksi kejinya tersebut.

”Alasannya lapar. Tetapi pengakuan anaknya (suami Fitria bernama Sueb), terduga pelaku ini tiap malam suka marah-marah,” kata Pujiyanto.

Perubahan sikap yang membuat Khoiri tempramental tersebut dirasakan terjadi dalam dua hari belakangan. Menurut keterangan Sueb kepada polisi, tidak masuk akal jika ayahnya kelaparan hingga marah-marah kepada istrinya lantaran minta dibuatkan makan.

”Keterangan Sueb, istrinya perhatian kepada terduga pelaku. Selalu dibuatkan makanan, nggak pernah sampai kelaparan,” pungkas Pujiyanto.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore