Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 20 Oktober 2023 | 02.00 WIB

IPB dan Lapis Bogor Sangkuriang Tanda Tangani MoU Pemberdayaan Ekonomi dan Pendampingan Masyarakat

Lapis Bogor Sangkuriang dan IPB University tanda tangani MoU mendorong inovasi ekosistem bisnis desa berbasis pemberdayaan ekonomi dan pendampingan masyarakat. - Image

Lapis Bogor Sangkuriang dan IPB University tanda tangani MoU mendorong inovasi ekosistem bisnis desa berbasis pemberdayaan ekonomi dan pendampingan masyarakat.

JawaPos.com–Lapis Bogor Sangkuriang sebagai oleh-oleh khas Kota Bogor, salah satu produk dari PT Agrinesia Raya, dan IPB University, tanda tangani Memorandum of Understanding (MoU) untuk mendorong inovasi ekosistem bisnis desa berbasis pemberdayaan ekonomi dan pendampingan masyarakat.

Penandatanganan MoU itu menandai komitmen Lapis Bogor Sangkuriang dan IPB untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan keberlanjutan ekonomi masyarakat desa dalam skala yang lebih luas. Hal itu dilakukan dengan memfokuskan upaya pada pengembangan produk pertanian untuk dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan pembentukan ekosistem bisnis desa.

Komoditas yang akan dikembangkan adalah talas yang menjadi salah satu produk khas Bogor, sekaligus bahan baku dari Lapis Bogor Sangkuriang. Kerja sama itu membuka peluang mutualisme yang kuat antara berbagai pihak. Lapis Bogor Sangkuriang, sebagai pemain utama dalam bisnis olahan talas, akan mendapatkan akses yang lebih baik terhadap bahan baku berkualitas tinggi dari para petani.

Sementara itu, para petani talas akan mendapatkan dukungan pemberdayaan dalam hal praktik penelitian pertanian yang lebih baik dari IPB University, pelatihan, dan akses pasar yang lebih luas melalui kolaborasi itu.

Kerja sama itu juga menyediakan fasilitas Pojok UMKM IPB sebagai sarana untuk memasarkan dan mempromosikan produk-produk UMKM hasil binaan IPB di gerai-gerai Lapis Bogor Sangkuriang. Dengan kolaborasi itu diharapkan akan menciptakan ekosistem bisnis desa yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

Founder dan Owner Lapis Bogor Sangkuriang Rizka Wahyu Romadhona mengatakan, kolaborasi yang terjalin itu memiliki kesan tersendiri. Talas yang mungkin bagi banyak orang adalah bahan makanan biasa, memiliki makna yang berarti dalam perjalanan Lapis Bogor Sangkuriang.

”Bukan sekadar komoditas, talas yang merupakan kearifan serta bahan baku lokal khas Bogor, telah memberi kami inspirasi dan kesempatan untuk berkembang. Dari keasliannya, kami memulai, dan dengan keaslian itu juga kami berkomitmen untuk memberi lebih banyak kontribusi dan manfaat positif kepada komunitas, termasuk petani talas, para UMKM, konsumen, hingga masyarakat luas,” kata Rizka.

Marketing Director Lapis Bogor Sangkuriang Nanang Siswanto menyampaikan dengan kerja sama itu, sebagai bisnis yang mengedepankan kearifan lokal, ingin berkontribusi mendorong perubahan positif yang mampu memajukan masyarakat menjadi lebih berdaya saing.

”Kami juga akan berkolaborasi dengan IPB University melalui Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim untuk membantu pemberdayaan para UMKM binaan IPB yakni Pojok UMKM IPB. Kami akan membantu mengkurasi produk-produk mereka, sehingga produk tersebut dapat kami pasarkan di toko-toko Lapis Bogor Sangkuriang,” papar Nanang.

”Ini merupakan wujud nyata kami dalam memberdayakan dan mendukung pertumbuhan ekonomi di tingkat lokal, dan kami antusias untuk memberikan wadah bagi produk-produk berkualitas dari para pengusaha kecil dan menengah,” tambah Nanang.

Rektor IPB University Prof. Dr. Arif Satria S.P, MSi mengatakan, kolaborasi antara IPB University melalui Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim yang berperan sebagai pusat pengetahuan dan riset, dan Lapis Bogor Sangkuriang sebagai perusahaan yang memiliki pengalaman industri, pengelolaan sumber daya finansial, dan infrastruktur, dapat saling melengkapi satu sama lain.

Kolaborasi itu bukan hanya tentang mengisi kontribusi dalam ekosistem bisnis. Tapi juga tentang menciptakan ekosistem yang saling melengkapi yang pada gilirannya akan memberikan manfaat maksimal bagi para petani talas.

”Lapis Bogor Sangkuriang dan Institut Pertanian Bogor berharap dapat membentuk kesinambungan antara bisnis, riset, dan komunitas. Kami percaya bahwa semangat yang sama akan membantu mencapai keberhasilan tujuan dan inovasi yang lebih besar di masa depan,” tutur Arif Satria.

Lapis Bogor Sangkuriang merupakan salah satu produk dari PT Agrinesia Raya dan sebagai oleh-oleh khas Kota Bogor sejak 2011. Berkomitmen memberikan produk yang berkualitas dan terbaik dengan memenuhi standar keamanan makanan yang dibuktikan dengan adanya jaminan sertifikasi halal dan nomor registrasi BPOM.

Lapis Bogor Sangkuriang selalu mempertahankan kualitas produk terbaik dengan cara menerapkan sistem manajemen keamanan pangan yang berpedoman pada cara produksi pangan olahan yang baik (CPPOB) dan sistem jaminan halal secara konsisten yang dapat menjamin kelayakan seluruh proses dan alat-alat produksi sehingga produk Lapis Bogor Sangkuriang terjamin, dan higienis hingga ke konsumen.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore