Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 4 Oktober 2023 | 04.23 WIB

Kebakaran Hutan, 316 Titik Api Menyebar Hampir di Seluruh Provinsi Sumatera Selatan

Ilustrasi kebakaran. Antara - Image

Ilustrasi kebakaran. Antara

JawaPos.com – Kebakaran hutan dan lahan gambut di Sumatera menyebabkan kabut asap tebal dan memaksa orang-orang bekerja dari rumah.

Insiden kebakaran yang terjadi pada hari Senin (2/10), pejabat setempat meminta masyarakat dan instansi pemerintahan memberlakukan Work From Home (WFH).

Sementara pihak militer, kepolisian, dan pemda bekerja sama untuk memadamkan 316 titik api yang menyebar hampir di seluruh provinsi Sumatera Selatan.

Usaha untuk memadamkan kebakaran, disebutkan sempat terhambat oleh angin kencan dan cuaca kering yang cukup ekstrim.

Dilansir dari AP, Selasa (3/10), kabut asap yang terbawa dari kebakaran hutan tersebut menuju Palembang yang menyebabkan kondisi udara menjadi tidak sehat bagi 1,7 juta penduduk di wilayah tersebut.

Kepala BNPB Sumsel, Iriansyah mengatakan, kabut asap yang cukup pekat ini berpotensi besar membuat masyarakat mengalami gangguan kesehatan akibat udara yang buruk.

 Pemerintah Sumsel pada pekan lalu sudah meminta sekolah-sekolah untuk menunda jam masuk menjadi siang hari karena pada siang hari kabut asap mulai berkurang.

Pada Senin (2/10) sekolah-sekolah memutuskan untuk melakukan kelas daring karena kabut asap yang semakin tebal dan berbahaya bagi kesehatan siswa.

“Kami khawatir karena kabut asap semakin parah di Palembang. Banyak anak yang sakit dan kami hanya bisa berdia agar bencana ini cepat berlalu,” kata Umi Kalsum, seorang pekerja swasta dan ibu.

Kebakaran hutan dan lahan gambut merupakan masalah tahunan di Indonesia yang juga membuat hubungan dengan negara tetangga menjadi renggang. Asap akibat kebakaran hutan telah menyelimuti sebagian wilayah Indonesia, Singapura, Malaysia dan bagian selatan Thailand.

Beberapa masyarakat Malaysia mengatakan telah merasakan asap akibat kebakaran hutan yang ada di Indonesia sejak pekan lalu.

Kepala Departemen Lingkungan Malaysia, Wan Abdul Latiff Wan Jaffar mengatakan kabut asap di beberapa wilayah di negara tersebut disebabkan oleh ratusan kebakaran hutan yang ada di Indonesia.

Pernyataan Malaysia ini dibantah oleh Siti Nurbaya Bakar, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Indonesia, ia mengatakan bahwa tidak ada kabut asap lintas batas dari Indonesia yang mengarah ke Malaysia.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore