
Karcis parkir juru parkir ilegal di kawasan Jalan Asia Afrika, Kota Bandung.
JawaPos.com–Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung menindak tegas juru parkir liar yang kerap mematok tarif tinggi di kawasan Jalan Asia Afrika.
”Sore ini (3/10), akan didatangi (diinvestigasi) perintah siapa, atas dasar apa, punya izin apa enggak. Tarif Rp 10 ribu itu dari mana? (Tarif parkir) Motor biasanya dua sampai tiga jam itu Rp 5.000, ini (dipatok) Rp 10 ribu,” kata Kepala Bidang Pengendalian Operasional Dishub Kota Bandung Asep Kuswara seperti dilansir dari Antara di Bandung, Selasa (3/10).
Asep menegaskan, apabila ditemukan kawasan parkir dengan harga tinggi, sudah dipastikan itu ilegal karena tidak termasuk dalam pengelolaan Dishub Kota Bandung. Terkait tarif parkir motor di kawasan Jalan Asia Afrika yang menerapkan harga Rp 10 ribu, diduga lahan parkir tersebut berada di bangunan bekas Palaguna.
Oleh karena itu, Asep menegaskan, pihaknya akan langsung menindaklanjuti juru parkir liar itu supaya tidak semakin meresahkan.
”Nanti saya tindak lanjuti, lihat semuanya. Saya ke sana. Pasnya (ada) di sebelah mana, nanti akan dicek. Tapi betul, dari laporan, (itu) eks Palaguna,” tegas Asep Kuswara.
Dia pun mengingatkan larangan parkir di sepanjang kawasan Jalan Asia Afrika. Sebab, keberadaan parkir di Kota Bandung sudah mempunyai aturan sesuai dengan Peraturan Wali Kota Bandung Nomor 66 Tahun 2021 tentang Pelayanan Parkir.
”Gedung Asia Afrika nggak boleh parkir dan depan Alun-Alun Bandung juga. Juru parkir liar itu tidak bertanggung jawab. Karcis juga bukan resmi dari kami (Dishub Kota Bandung),” ujar Asep.
Sementara itu, di media sosial sempat dibahas terkait tarif parkir di kawasan Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, yang mematok harga Rp 10 ribu untuk motor. Dalam unggahan di media sosial itu, tampak pula karcis parkir mencantumkan bahwa segala kehilangan bukan tanggung jawab pengelola.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
