Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 29 September 2023 | 00.14 WIB

SPBU Berhasil Diamankan Dari Karhutla di Pinggir Jalan Gambut Banjar

Kendaraan melintasi kabut asap di jalan nasional area kebakaran hutan dan lahan (karhutla), di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Kamis (28/9). - Image

Kendaraan melintasi kabut asap di jalan nasional area kebakaran hutan dan lahan (karhutla), di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Kamis (28/9).

JawaPos.com–Petugas gabungan mengamankan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dari kobaran api kebakaran hutan dan lahan (karhutla) area pinggir jalan nasional. Tepatnya di Jalan Gubernur Syarkawi di Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan.

Kasi Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial Bidang Penanganan Bencana Dinas Sosial Kalsel Yopi menyebutkan, informasi titik api menyala diterima Kamis (28/9) sekitar pukul 10.00 wita. Kobaran api semakin membesar sekitar pukul 12.00 wita.

”Selain melindungi area SPBU, petugas menyiram atap dan dinding rumah warga sekitar untuk menghindari kebakaran karena saat ini angin cukup kencang mendekati permukiman, ditambah lagi atap rumah warga terbuat dari daun yang mudah terbakar,” kata Yopi seperti dilansir dari Antara.

Yopi menyebutkan, ada sekitar 30 petugas gabungan dan delapan mobil tangki berisi air menuju titik kebakaran setelah menerima informasi kobaran api semakin membesar. Kobaran api itu juga mendekati area objek vital Pertamina dan permukiman warga.

”Angin bertiup sangat kencang sehingga titik api cepat membesar dan meluas,” ucap Yopi.

Menurut dia, dengan kondisi angin seperti sekarang ini menyebabkan petugas tidak dapat bekerja maksimal. Terlebih arah tiupan angin juga tidak menentu ke sana kemari.

Selain kondisi angin, petugas juga mengalami kendala tidak adanya persediaan air di parit-parit sekitar lokasi karhutla. Sehingga, petugas harus bolak-balik menjemput air dari daerah lain.

Lebih lanjut, dia mengatakan, titik karhutla hari ini (28/9), cukup banyak menyebar di mana-mana. Petugas harus berpencar berbagi tugas dan memaksimalkan sumber daya yang ada.

”Petugas sudah mengambil bagiannya masing-masing,tugas kita adalah menghalau titik api agar tidak mendekati permukiman warga,” ungkap Yopi.

Hingga pukul 14.30 wita, titik api masih menyala disertai kabut asap membumbung tinggi di area jalan nasional tersebut. Warga sekitar yakni Minah, 42, mengaku cukup panik setelah melihat titik api mulai mendekati tempat tinggalnya.

Dia mengungkapkan, titik api tersebut sudah menyala sejak kemarin (27/9) malam, namun mulai membesar sekitar pukul 12.00 wita. ”Saya sudah tidak karuan berjalan kemari karena apinya mulai mendekati rumah, untungnya petugas sudah mulai berdatangan,” ujar Minah.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore