Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 22 September 2023 | 20.18 WIB

Seniman Palembang Sesalkan Pembangunan Patung Soekarno Asal Jadi

Seniman perupa di Kota Palembang Martha Astra Winata. - Image

Seniman perupa di Kota Palembang Martha Astra Winata.

JawaPos.com–Seniman perupa di Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Martha Astra Winata menyesalkan pembangunan patung tokoh Proklamator Soekarno di Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin, asal jadi. Patung itu dibuat tanpa kemiripan sedikitpun dengan wajah sang tokoh.

”Pembangunan patung Soekarno dengan anggaran sekitar Rp 500 juta yang kini sedang berlangsung sebaiknya dihentikan. Sebab, dikerjakan oleh orang yang bukan ahlinya,” kata Martha seperti dilansir dari Antara di Palembang, Jumat (22/9).

Jika Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin tetap ingin melanjutkan pembangunan patung Soekarno, menurut dia, sebaiknya memilih seniman patung yang benar-benar memiliki pengalaman di bidang seni patung. Selain itu, harus melibatkan seniman lokal di Kabupaten Banyuasin dan Sumsel yang memiliki keahlian dan pengalaman membuat patung.

Sebagai contoh, kata dia, di Kota Palembang ada beberapa seniman patung yang benar-benar telah teruji kemampuannya dan memiliki pengalaman panjang terlibat dalam pembangunan patung di berbagai daerah di Tanah Air.

”Kita memiliki seniman patung yang muda dan energik, seperti Suparman dan Sigit, serta seniman patung senior mantan guru sekolah menengah seni rupa/SMK Negeri VII Palembang Syamsul Makrub. Jika mereka dilibatkan dalam proyek pembangunan patung Soekarno di Banyuasin hasilnya tidak mengecewakan,” ujar Martha.

Sementara itu, seniman lainnya Ali Goik menjelaskan, membuat patung berbeda dengan membuat monumen yang tidak berbentuk makhluk hidup. Membuat patung, membutuhkan jiwa seni yang mendalam, seperti membuat patung sosok seorang tokoh harus memperhatikan postur serta lekuk tubuh dan wajah.

Jika melihat patung Soekarno yang sedang dibangun di Kabupaten Banyuasin, menurut dia, postur tubuhnya gembul dan wajahnya terkesan datar.

Untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali di daerah lain, dia menyarankan pemerintah daerah yang ingin membangun patung tokoh tertentu harus melibatkan seniman lokal dan memilih pematung yang teruji kemampuan serta karyanya diakui khalayak luas.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore