
Tim Inavis Polda Bali melakukan investigaasi lift maut Ayuterra Resort Ubud, Sabtu (2/9).
JawaPos.com - Kasus jatuhnya lift di Ayuterra Resort di Ubud, Gianyar, Bali, masih didalami aparat kepolisian. Seluruh pegawai resort diperiksa penyidik.
Apalagi ada beredar foto yang memperlihatkan perbedaan tali sling lift gondola di Ayuterra Resort. Pada empat tahun lalu, tali sling berjumlah tiga. Namun, empat bulan lalu tali sling itu hanya satu.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, Polres Gianyar terhadap teknisi lift Ayuterra Resort, terungkap bahwa pengurangan sling itu sengaja dilakukan oleh pemilik resort.
Kapolres Gianyar AKBP I Ketut Widiada mengatakan, pengurangan tali sling itu atas perhitungan. Kekuatan satu tali sling diyakini lebih kuat dari tiga tali sling. Akan tetapi, pengakuan pihak Ayuterra Resort itu akan dibandingkan dengan hasil
Bidang Labfor Polri Cabang Denpasar untuk membuktikan keamanan satu tali sling itu.
"Memang saat ini kita lihat di media sosial terkait penggunaan tali sling baja untuk menarik lift itu, kenapa pada tahun 2019 ada tiga tali sling, dan saat kejadian hanya satu tali sling,” ujar Widiada sebagaimana yang dilansir Bali Express (Jawa Pos Group), Rabu (6/9)
Widiada menuturkan, tiga tali sling kekuatannya sesuai dengan keterangan teknisi resort. "Per tali sling itu kekuatannya adalah 400 kilogram. Jadi dengan 3 tali sling itu kekuatannya 1,2 ton,” ungkap Widiada.
Dia menambahkan, untuk meminimalkan penggunaan tali sling, pemilik resort meminta agar tali sling dikurangi menjadi 1 tali sling saja.
“Owner atau pemilik menyampaikan kepada kami bahwa supaya tidak terlalu banyak tali sling yang digunakan. Dia meminta teknisi untuk mengganti tali sling yang tadinya tiga menjadi satu," lanjut Widiada.
Widiada melanjutkan, menurut keterangan teknisi, satu tali sling yang digunakan seharusnya sudah kuat.
"Satu tali sling ini sesuai keterangan dari teknisi itu. Sudah 1,8 ton. Jadi, dari tiga jadi satu itu atas pertimbangan kekuatan tali sling, jika tiga kekuatannya 1,2 ton, sementara jika hanya satu kekuatannya menjadi 1,8 ton,” imbuhnya.
Meski demikian, kepolisian belum bisa memastikan bahwa satu tali sling yang diklaim dapat menahan beban 1,8 ton itu tidak menjadi pemicu kecelakaan lift.
“Kalau dibilang tidak ada masalah terkait pergantian tali sling itu, kami masih ragu karena dengan hanya satu sling, yang terjadi malah seperti ini. Jadi, kita menunggu hasil pemeriksaan Bidlabfor Polri Cabang Denpasar," pungkasnya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
