Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 16 Agustus 2023 | 16.31 WIB

Bentrok Antara Warga dan Polisi di Dago Elos Akibat Sengketa Lahan

Terjadi bentrok antara warga dengan polisi di Dago Elos, Kota Bandung malam tadi, (15/8). (Dok Radar Bandung/ JPG). - Image

Terjadi bentrok antara warga dengan polisi di Dago Elos, Kota Bandung malam tadi, (15/8). (Dok Radar Bandung/ JPG).

JawaPos.com – Terjadi bentrok antara warga dengan polisi di Dago Elos, Kota Bandung malam tadi, (15/8). Hal ini lantaran aksi pemblokiran Jalan Ir. H Juanda (Dago) sekitar Terminal Dago, Senin 14 Agustus 2023.

Pukul 23.00 WIB ratusan massa aksi dilempari gas air mata oleh pihak kepolisian agar mundur dan membubarkan diri. Imbas kejadian tersebut puluhan warga mengalami sesak nafas dan pingsan.

Dilansir dari Radar Bandung (Jawa Pos Grup), Rabu (16/8), tindakan pemblokiran jalan oleh warga dilakukan karena mendesak kepolisian untuk menindaklanjuti laporan mengenai dugaan tindak pemalsuan dokumen oleh ahli waris yang mengklaim kepemilikan tanah Dago Elos. Bentrokan tersebut tetap tak terelakkan meski warga sudah mengamankan diri ke kampus Dago Elos, Kota Bandung.

Bentrokan antara warga dan polisi itu diperpuruk oleh adanya gas air mata yang dilemparkan oleh kepolisian menuju gang padat perumahan warga. Akibat kejadian tersebut banyak warga mengalami luka-luka dan sesak nafas. Salah satu warga kampung Dago Elos, Imin, 40, mengecam tindakan represif pihak kepolisian tersebut kepada warga, pasalnya warga sudah memilih mundur dan kembali ke rumah.

“Namun balasan polisi malah melemparkan gas air mata. Padahal banyak anak kecil dan lansia,” ujarnya.

Selain itu warga juga mengecam tindakan pelemparan gas air mata oleh pihak kepolisian ke arah pemukiman warga serta tindakan merusak pintu, motor, gerobak jualan milik warga.

Sementara itu, Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Budi Sartono mengatakan, malam tadi mendapat informasi mengenai adanya penutupan jalan oleh warag dengan membakar ban di jalan terminal Dago. Setelah mendengar kabar pemblokiran tersebut pihak kepolisian mengirim anggotanya untuk melakukan diskusi.

“Terjadi negosiasi mereka ingin sampaikan laporan kembali dan kamu setuju untuk melakukan kembali diskusi laporan di polres. Tapi pukul 22.00 WIB ada chaos dan ternyata mereka melakukan pelemparan pada petugas dan membakar ban di jalan, kemudian anggota melakukan pengamanan dan jalan sudah clear lagi,” paparnya.

Ditanya mengenai adanya penembakan gas air mata, Kapolrestabes mengatakan bahwa dari kepolisian sedang melakukan negosiasi.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore