
Petugas kepolisian saat melakukan olah tempat kejadian perkara di sebuah kamar kos yang beralamat di kalurahan Jambidan, Banguntapan, Bantul. (Dok Humas Polres Bantul)
JawaPos.com – Bagi Anda yang gemar minum kopi, apalagi sambil begadang. Maka, kematian seorang desainer grafis di kamar kosnya di Kalurahan Jambidan, Banguntapan, Bantul, Jogjakarta, Minggu (16/7) malam, dapat dijadikan pembelajaran.
Penyebab kematian korban diduga karena menderita asam lambung, yang dituding karena kebiasaan sering begadang dan minum kopi.
Kepala Seksi Humas Polres Bantul Iptu I Nengah Jeffry membernarkan kejadian tersebut. Adapun korban berinisial AS, 30, warga Purworejo, Jawa Tengah. Korban berprofesi sebagai seorang desainer grafis.
Korban pertama kali ditemukan meninggal oleh tetangga kosnya yang berinisial EG. Dia curiga AG tak kunjung keluar dari kamar.
Jeffry membeberkan, dari keterangan EG, AG sempat mengerang kesakitan pada pukul 02.00 sebelum ditemukan tewas. Hal itu kemudian disampaikan kepada penghuni kamar lain berinisial R.
Mereka merasa curiga lantaran korban tak kunjung keluar kamar kos hingga pukul 19.00. Padahal, biasanya AG selalu keluar untuk mencari makan atau ke kamar mandi.
Karena merasa ada yang janggal, sambung Jeffry, kedua saksi mata itu kemudian menyampaikan lagi kepada penghuni kos lain berinisial WR. Oleh WR korban kemudian dicek kondisinya dengan melihat melalui jendela kamar.
"Saksi mata (WR) mendapati korban sudah dalam posisi tertidur tengkurap, lalu dipanggil sambil menggedor pintu kamar, namun tidak ada respons. Kejadian tersebut lalu dilaporkan ke Polsek Banguntapan pada pukul 21.00," ujar Jeffry dalam keterangannya Senin (17/7).
Setelah dilakukan penyelidikan, polisi memastikan bahwa AG sudah meninggal sejak tiga jam sebelum ditemukan. Di kamar korban juga ditemukan suplemen dan minuman energi. Namun, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Hasil penyelidikan lebih lanjut, Jeffry menyatakan, korban menderita asam lambung menurut keterangan dari keluarga korban beberapa hari yang lalu, apalagi AG sempat mengeluhkan sakit perut.
Diketahui pula korban juga bekerja sebagai desainer grafis, sehingga sering begadang dan minum kopi. "Atas kejadian ini pihak keluarga sudah menerima sebagai musibah. Serta jenazah korban akan dibawa ke Purworejo untuk dimakamkan," pungkas Jeffry.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
