Ilustrasi perkosaan. Antara
JawaPos.com–Oknum anggota Brimob diduga melakukan pemerkosaan terhadap anak di bawah umur di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Remaja 15 tahun itu menjadi korban perkosaan dari 10 orang pelaku lainnya.
Anggota DPD RI Abdul Rachman Thaha mengutuk keras tindakan biadab tak bermoral yang dilakukan oknum aparat penegak hukum yang diduga berpangkat perwira tersebut. Dia meminta Kapolri dan Kapolda Sulteng segera menindak tegas oknum tersebut yang sudah merusak citra kepolisian di mata rakyat.
”Ini tidak bisa ditolerir lagi. Oknum ini harus ditindak tegas. Buka penyidikan secara transparan dan terbuka. Jangan pandang bulu siapapun harus ditindak tidak ada yang boleh lepas dari jeratan hukum. Apalagi korban di bawah umur dan dilakukan aparat yang seharusnya melindungi dan mengayomi masyarakat,” tegas Abdul Rachman Thaha.
Dia menjelaskan dari informasi yang diterima, oknum Brimob berinisial HST tersebut masih belum ditetapkan sebagai tersangka. Karena itu, dia meminta Kapolda Sulteng mengambil sikap dengan mengawasi proses penegakan hukumnya.
”Jangan karena dia anggota Brimob lalu bisa seenaknya saja. Saya sebagai anggota DPD dari dapil Sulawesi Tengah tentu akan memberi perhatian khusus terhadap kasus ini. Ini menyangkut masa depan seorang anak generasi penerus kita. Apalagi di DPD, kami adalah mitra Polri. Saya minta Kapolda turun tangan,” ucap Abdul Rachman Thaha.
Dia juga meminta kepada pihak terkait memberikan pendampingan terhadap korban. Sebab, dari informasi yang diterimanya, korban mengalami trauma psikis.
”Informasi yang saya terima, korban mengalami luka di rahimnya dan dokter menyatakan kemungkinan rusak alat reproduksinya. Korban juga mengalami trauma psikis yang harus diperhatikan benar agar bisa pulih,” papar Abdul Rachman Thaha.
Dia menegaskan, Kapolri harus menyelesaikan kasus ini dengan tuntas untuk memberikan rasa keadilan masyarakat. Khususnya korban dan keluarga korban.
”Para pelaku harus bertanggung jawab dan mendapat hukuman setimpal. Ini untuk memberikan rasa keadilan dan mengembalikan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian,” ujar Abdlu Rachman Thaha.
Dia juga meminta aparat setempat melakukan penyelidikan mendalam terhadap kasus tersebut. Sebab, pemerkosaan itu dilakukan secara berulang dengan korban seorang anak di bawah umur.
”Apakah pelaku menggunakan narkoba atau di bawah pengaruh alkohol atau miras harus diungkap secara transparan. Siapa juga yang mengiming-imingi korban, harus diungkap,” ucap Abdul Rachman Thaha.
Dia meminta pimpinan Polri untuk melakukan evaluasi pada pola rekrutmen, pembinaan, dan pengawasan. Karena menurut dia, proses rekrutmen yang baik akan menghasilkan polisi yang baik dan kredibel.
”Bisa dari psikologis atau intelektualnya. Semua harus diperbaiki. Kita ingin polisi yang memiliki kemampuan mengungkap dan menangkap pelaku kejahatan. Polisi yang melindungi dan mengayomi,” kata Abdul Rachman Thaha.
”Kasus ini harus tuntas. Beri rasa keadilan dan keamanan di masyarakat. Ini pertaruhan Polri untuk memperbaiki diri. Saya berharap Kapolri memberi atensi terhadap kasus ini,” ucap Abdul Rachman Thaha.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
