Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 12 April 2023 | 16.59 WIB

Wali Kota Mojokerto dan Gubernur Jatim Berdoa di KRI Surabaya 591

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari (tengah) bersama dengan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (kiri) saat Qiyamullail di atas KRI Surabaya 591, Rabu (12/4) dini hari. - Image

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari (tengah) bersama dengan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (kiri) saat Qiyamullail di atas KRI Surabaya 591, Rabu (12/4) dini hari.

JawaPos.com–Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Forum Kominikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Jatim, bermunajat dan doa bersama pada malam ke-21 Ramadan. Kegiatan doa bersama itu dilaksanakan di atas Kapal Republik Indonesia (KRI) Surabaya 591, Rabu (12/4) dini hari.

”Ini merupakan pengalaman luar biasa yang tidak bisa digambarkan dengan kata-kata. Harapan kami, Qiyamullail di tengah laut doa kita bisa diijabah Allah SWT apalagi pada malam 21, malam sepuluh hari terakhir,” ujar Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari seperti dilansir dari Antara.

Perempuan yang akrab disapa Ning Ita itu mengatakan, sesuai dengan tausiah dari Kiai Ahmad Marzuki jika pada malam 10 hari terakhir, bagian dunia adalah masjid.

”Kapal masjid dan lautan rumah Allah sehingga tidak akan pernah kurangi rasa seperti beribadah di dalam masjid,” ucap Ika Puspitasari.

Dalam kesempatan itu juga dilakukan pemberian santunan zakat kepada nelayan. Agar mereka mendapatkan kebahagiaan saat pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri.

”Karena salah satu kebahagiaan dan budaya masyarakat Indonesia saat Idul Fitri adalah peserta kebersamaan dengan keluarga. Sehingga, dibutuhkan rezeki berlebih dan saat Ramadan ini untuk berbagi salah satunya kepada saudara yang berprofesi sebagai nelayan,” terang Ika Puspitasari.

Dia berpesan kepada seluruh masyarakat Jatim jaga kondusif dan toleransi umat beragama selama Ramadan.

”Pada Ramadan ini juga ada dua hari besar yakni Paskah. Sehingga, jadikan momen Ramadan kuatkan toleransi keberagaman di Indonesia,” tutur Ika Puspitasari.

Di KRI 591 yang bersandar di Dermaga Ujung Koarmada II Surabaya, Gubernur Khofifah bersama Forkopimda se-Jawa Timur mengawali kegiatan munajat dengan khotmil Quran. Kemudian dilanjutkan dengan memberikan santunan kepada anak-anak yatim.

”Ini tempatnya kan di dek kapal jadi kita bisa langsung menghadap ke langit memohon kepada Allah SWT. Semoga Allah mengijabah doa-doa dan ikhtiar kita semua. Amin,” kata Gubernur Jatim Khofifah.

Memasuki sepertiga malam terakhir, Gubernur Khofifah bersama Forkopimda se-Jawa Timur melaksanakan beberapa salat sunah seperti salat tahajud, salat hajat, dan salat tasbih.

Gubernur Khofifah mengajak seluruh masyarakat untuk berlomba-lomba melakukan ibadah di 10 malam terakhir Ramadan. ”Mari kita tingkatkan ibadah kita, amal baik kita dan berlomba lomba melakukan amal saleh,” tutur Khofifah.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore