
Kepala Dinas Perhubungan Sumatera Utara Agustinus.
JawaPos.com–Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sumatera Utara memperkirakan pemudik yang akan meninggalkan Sumut sekitar 4,4 juta orang. Sedangkan pemudik dari luar masuk ke provinsi itu sekitar 2,3 juta orang.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sumut Agustinus mengatakan, potensi pergerakan pemudik secara nasional sebesar 123,8 juta.
”Sumatera Utara peringkat kelima daerah asal pemudik, terbanyak setelah Jawa Timur, Jawa Tengah, Jabodetabek, dan Jawa Barat,” ujar Agustinus seperti dilansir dari Antara di Medan, Jumat (7/4).
Selain perjalanan mudik Lebaran antar provinsi tersebut, Agustinus juga mengungkapkan, Dishub Sumut juga melakukan perhitungan perjalanan pemudik antar kabupaten/kota dalam provinsi Sumut.
”Itu juga yang tadi, ditambah dengan pergerakan yang internal di sekitar kabupaten/kota di Sumut,” ujar Agustinus.
Agustinus mengungkapkan, arus mudik berlangsung sejak 17 hingga 21 April dan puncak arus mudik pada 20-21 April. Arus balik pertama, 24 hingga 26 April dan arus balik kedua, 29 April hingga 2 Mei.
Dengan begitu, lanjut Agustinus, pihaknya juga mempersiapkan pelayanan transportasi yang akan digunakan pemudik. Seperti bus, kereta api, pesawat, hingga kapal laut, sebagai moda perjalanan.
”Kita pastikan itu, kapasitasnya angkutan masih memadai dengan yang tersedia. Baik angkutan jalan kereta api, penyeberang angkutan laut dan udara,” terang Agustinus.
Berdasar survei potensi pergerakan pemudik Lebaran tahun ini, Agustinus menjelaskan, pemudik banyak menggunakan transportasi, mobil pribadi 22,07 persen, motor 20,30 persen, bus 18,39 persen, kereta api 11,09 persen, dan mobil sewa 7,7 persen.
Sementara itu Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sumatera Utara melakukan pemeriksaan kelayakan kendaraan angkutan menjelang mudik Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah/2023. Agustinus mengatakan, pemeriksaan akan dilaksanakan Senin (10/4).
Dia menjelaskan, pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan kendaraan memenuhi persyaratan layak jalan. ”Nanti secara teknis itu penguji kita yang memastikan, sistem tekanan, sistem rem, lalu semua ini akan dipastikan penguji,” terang Agustinus.
Agustinus menambahkan, pihaknya juga akan memeriksa pengemudi atau sopir. Pemeriksaan dilakukan bekerja sama dengan Dirlantas Polda Sumut, BNN Sumut, dan Dinas Kesehatan Sumut.
”Kita mematikan kesiapan sopirnya juga. Ada pemeriksaan kesehatan, ada memberikan vitamin pada pengemudi, di samping itu juga kita lakukan tes urine,” papar Agustinus.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
