
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau wilayah terdampak gempa di Kampung Munjul, Desa Gasol, Kecamatan Cugenang, Cianjur, Jawa Barat, Senin (5/12). Foto: Setpres
JawaPos.com–Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menyerahkan bantuan berupa dana stimulan kepada warga terdampak gempa bumi di Cianjur. Bantuan itu diberikan kepada warga pemilik rumah yang mengalami kerusakan terdampak gempa bumi sesuai kategori dan tingkat kerusakan.
Sesuai dengan Peraturan Kepala BNPB Nomor 4 tentang Penggunaan Dana Siap Pakai (DSP) yang dirincikan melalui Surat Keputusan Kepala BNPB Nomor 85 Tahun 2022 tentang Bantuan Dana Siap Pakai untuk Penanganan Bencana Gempa Bumi di Kabupaten Cianjur. Warga terdampak itu diberikan bantuan senilai Rp 10 juta untuk rumah rusak ringan, Rp 25 juta untuk rusak sedang, dan Rp 50 juta untuk rusak berat.
Akan tetapi, presiden memberikan tambahan dari besaran dana stimulan tersebut menjadi Rp 15 juta untuk rumah rusak ringan, Rp 30 juta untuk rumah rusak sedang dan Rp 60 juta untuk rusak berat. Tambahan tersebut menurut presiden sudah dikoordinasikan dengan kementerian keuangan sebelumnya.
”Tadi malam saya hitung-hitung lagi. Tadi pagi saya sudah juga menyampaikan ke menteri keuangan. Ada uang atau tidak. Ternyata ada sedikit. Sehingga, saya putuskan, yang 50 akan menjadi Rp 60 juta. Yang 25 menjadi Rp 30 juta dan yang 10 akan menjadi Rp 15 juta,” kata Jokowi.
Kepada seluruh warga yang menerima bantuan, presiden meminta agar dana stimulan diprioritaskan untuk membangun rumah kembali. Dia melarang penggunaan dana tersebut untuk membeli barang lain yang bukan prioritas seperti kendaraan bermotor.
”Titipan saya, agar pembangunannya segera dimulai. Uang yang sudah diberikan agar 100 persen dipakai untuk perbaikan rumah. Saya ikuti terus. Jangan sampai berubah jadi sepeda motor,” ujar Jokowi.
Guna mengantisipasi hal itu terjadi, penyaluran dana stimulan akan dibuat skema berjangka. Artinya tidak sepenuhnya dana tersebut dicairkan ke pemilik rekening, melainkan akan bertahap dengan perbandingan 40 persen pada awal dan sisanya akan disusulkan.
Jokowi berpesan agar dalam pembangunan rumah memperhatikan struktur bangunan tahan gempa bumi, sesuai yang direkomendasikan kementerian PUPR. ”Konstruksinya mengikuti apa yang sudah digariskan kementerian PUPR, yaitu rumah yang tahan gempa,” jelas Jokowi.
Sebanyak lebih dari 4.000 warga penerima dana stimulan itu sangat antusias mendapatkan bantuan tersebut. Bagi mereka, bantuan itu menjadi harapan di tengah masa sulit. Warga sepakat untuk menggunakan dana stimulan itu sesuai arahan.
Selain dana stimulan, Jokowi juga menyerahkan dana santunan kepada ahli waris korban meninggal dunia senilai Rp 15 juta.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
