
Wakil Bupati Garut Helmi Budiman (kedua kiri) bersama Sekretaris Daerah Pemkab Garut Nurdin Yana (kiri) menengok kondisi korban luka akibat gempa bumi di Kampung Lembur Tengah, Desa Putrajawa, Kabupaten Garut. Diskominfo Garut/Antara
JawaPos.com–Wakil Bupati Garut Helmi Budiman menyatakan, dua orang yang terluka tertimpa material bangunan akibat gempa bumi sudah mendapatkan penanganan medis. Saat ini, kondisi korban mulai membaik dan diharapkan dapat segera sehat.
”Kita melakukan penanganan secara baik, mudah-mudahan kami mohon doa agar cepat disembuhkan,” kata Helmi Budiman seperti dilansir dari Antara.
Dia menuturkan, korban saat kejadian gempa pada Sabtu (3/12) sedang berada di warung. Kemudian material asbes menimpa kepala dan badannya.
”Dua orang yang luka, ibunya (yaitu) Ibu Iin, cucunya berumur dua tahun luka lecet,” ujar Helmi.
Dia menyampaikan, bencana gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,1 di Garut pada Sabtu (3/12) cukup dirasakan banyak masyarakat. Gempa juga menyebabkan kerusakan bangunan rumah dan warga terluka.
Kejadian gempa itu, kata dia, berdasar kaji cepat yang dilakukan pemerintah daerah tidak dilaporkan adanya korban jiwa. ”Kami mendapatkan data dan melakukan pemantauan, yang pertama adalah tidak ada korban jiwa,” tutur Helmi.
Bupati Garut Rudy Gunawan bersama unsur pimpinan daerah lain sudah meninjau sejumlah daerah terdampak gempa di selatan Garut. Salah satunya Kecamatan Talegong.
Bupati Garut menyampaikan, gempa bumi di Garut tidak menimbulkan korban jiwa maupun rumah rusak berat, hanya rusak seperti retak-retak di dinding. ”Meyakinkan bahwa di Kecamatan Talegong alhamdulillah tidak ada korban jiwa, tidak ada rumah yang rusak, yang retak-retak pasti ada,” terang Rudy.
Terkait penanganan gempa bumi itu, Bupati Garut telah mengeluarkan surat perintah untuk seluruh jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut untuk mengontrol 42 kecamatan di Garut memastikan keadaan masyarakat Garut. Dalam Surat Perintah Bupati Garut Nomor: KP.11.01 /4979 /TAPEM, juga menginstruksikan setiap SKPD yang melakukan monitoring untuk menyampaikan hasil laporan tinjauannya ke Call Center Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
