
Photo
JawaPos.com - Kisahnya Aisyah, bocah berusia 12 tahun yang harus menjadi tulang punggung keluarga dan merawat nenek serta adik kembarnya, viral beberapa waktu lalu. Diusianya yang masih kecil, Aisyah harus mencari nafkah dengan menjajakan donat milik tetangganya dengan berkeliling.
Hal ini menjadi perhatian khusus Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Ganjar langsung mendatangi rumahnya di Kelurahan Antang, Kecamatan Manggala, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (7/5). Sontak, Aisyah yang didatangi orang nomor 1 di Jateng itu menangis. Kedatangan Ganjar untuk memberikan sejumlah bantuan kepada Aisyah dan adik kembarnya.
Ganjar menilai, Aisyah menjadi inspirasi bagi banyak orang atas kesabaran dan kerja kerasnya dalam menjalani kehidupan. "Kadang-kadang hidup memang terjal dan berliku kan. Tapi insya Allah kalau niatnya baik, penuh doa, minta restu orang tua di sini agar bisa sukses kemudian," kata Ganjar usai bertemu Aisyah, Sabtu (7/5).
Bantuan yang diberikan Ganjar berupa sejumlah uang tunai, hingga 2 buah sepeda untuk memudahkan perjalanannya ke sekolah yang berjarak 3 km. Sebab, selama ini Aisyah harus berjalan kaki untuk sampai ke sekolah.
Kepada Ganjar, Aisyah mencurahkan isi hatinya yang memiliki cita-citanya untuk menjadi guru. Ganjar pun mengamininya dan mendoakan agar keinginan Aisyah bisa terwujud. "Anak-anak kan perlu didampingi dan diedukasi. Nanti Kagama di sini mendampingi terus diberikan arah, semangat, motivasi kalau ingin jadi guru," ujar Ganjar.
Aisyah pun tak henti-hentinya memanjatkan syukur dan terima kasih kepada Ganjar atas bantuan yang telah diberikan untuk ia keluarganya. Lebih lanjut, Lula, penulis yang membuat viral kisah Aisyah mengaku kaget dengan respons netizen.
Bahkan, tak lama setelah tulisannya diunggah, seseorang dari Surabaya, Jawa Timur langsung memberikan dana untuk membantu biaya pendidikan Aisyah. Secara pribadi, Lula menyebut Aisyah merupakan sosok bocah yang sangat hebat dan layak diberikan bantuan karena sudah bekerja keras untuk merawat nenek dan kedua adik kembarnya.
"Saya merasa, merawat anak kembar saja kita orang tua susahnya kaya apa. Apalagi ini 12 tahun," tutur Lula.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
