
SMA Warga di Surakarta, Jawa Tengah. Aris Wasita/Antara
JawaPos.com–Kasus penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah kembali ditemukan di wilayah Solo Raya. Kali ini di SMA IT Nur Hidayah Pucangan, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah.
Kepala SMA IT Nur Hidayah Muhammad Ihsan Fauzi mengatakan, hingga saat ini, ada sebanyak 79 siswa yang terkonfirmasi positif Covid-19. Itu diketahui dari hasil tes antigen yang mereka ikuti.
”Dari jumlah itu yang karantina (isolasi) sebanyak 75 siswa, yang sudah dibawa pulang ada empat siswa,” kata Ihsan Fauzi seperti dilansir dari Antara di Sukoharjo.
Dia mengatakan, sebagian para siswa yang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut dalam kondisi gejala ringan. Sebagian lagi orang tanpa gejala (OTG).
Dia menjeaskan, kasus tersebut berawal dari beberapa siswa yang mengeluhkan sakit sehingga melakukan pemeriksaan di klinik milik sekolah.
”Ini kan musim hujan, terus beberapa anak sakit, kemudian ada yang kita periksakan ke klinik. Di situ kan swab antigen dan ada tiga anak yang reaktif. Kemudian saya dapat informasi itu (siswa reaktif) ada satu lagi yang reaktif. Saya ketemu pihak Puskesmas dan kami kerja samauntuk penelusuran kontak,” terang Ihsan Fauzi.
Menurut Ihsan Fauzi, dari penelusuran kontak akhirnya ada 180 siswa yang menjalani tes antigen. Dari total tersebut, ditemukan sebanyak 35 anak dengan hasil reaktif.
”Selanjutnya kami koordinasi dengan Danramil dan Kapolsek yang menyarankan agar anak-anak isolasi terpusat di Donohudan. Tetapi kan di sana sudah jadi RS darurat jadi OTG dan gejala ringan tidak bisa di sana. Akhirnya mereka isolasi mandiri di asrama anak-anak, ada pemantauan dari Puskesmas juga,” tutur Ihsan Fauzi.
Tes antigen berikutnya dilakukan pada Senin (31/1) kepada sebanyak 163 anak dan diperoleh 40 anak positif Covid-19. ”Dengan jumlah anak posotif ini, PTM dihentikan dulu. Sesuai dengan aturan jika (jumlah positif Covid-19) lebih dari lima persen maka PTM dihentikan selama dua pekan,” ucap Ihsan Fauzi.
Sementara itu, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukoharjo Yunia Wahdiyati mengatakan, jumlah kasus Covid-19 aktif di Kabupaten Sukoharjo hingga Sabtu (29/1) tercatat sebanyak 51 kasus. Kasus yang terjadi saat ini didominasi klaster keluarga dan sekolah.
”Untuk kasus yang ditemukan ada di salah satu sekolah kami boarding school di Kartasura, ditemukan 34 siswa kasus konfirmasi. Lalu ditindaklanjuti kontak eratnya ada sekitar 40 siswa konfirmasi namun belum kami kirim untuk PCR-nya,” ujar Yunia Wahdiyati.
Sebelumnya, klaster Covid-19 di sekolah ditemukan di SMA Warga Surakarta. Hingga saat ini di sekolah tersebut ditemukan sebanyak 29 guru, karyawan sekolah, dan siswa, yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
