
Kepala Polresta Surakarta Kombespol Ade Safri Simanjutak. Bambang Dwi Marwoto/Antara
JawaPos.com–Polres Kota Surakarta melakukan pengecekan 27 gereja terkait dengan persiapan protokol kesehatan menjelang ibadah Natal 2021 di Solo, Provinsi Jawa Tengah.
”Kami sudah mengunjungi sebanyak 27 gereja di Kota Solo yang akan melaksanakan Misa Natal,” kata Kepala Polresta Surakarta Kombespol Ade Safri Simanjutak seperti dilansir dari Antara di Solo.
Kunjungan ke gereja-gereja tersebut, terutama terkait penerapan prokes. Sesuai dengan Surat Edaran (SE) Menteri Agama Nomor 33/2021, menurut kapolresta, pada umumnya gereja di daerah itu menerapkan prokes dengan baik.
”Memang ada beberapa gereja di Surakarta, QR code PenduliLindungi masih belum lengkap. Wali Kota Surakarta akan membantu segera melengkapi,” terang Ade Safri Simanjutak.
Dia berharap saat Misa Natal pada 24, 25, dan 31 Desember, semua gereja sudah dilengkapi dengan QR code PeduliLindungi untuk memantau umat. Yakni terkait dengan kelengkapan dosis vaksin, status tidak terkonfirmasi atau kontak erat, sehingga ibadah berjalan dengan aman, tertib, lancar, dan sehat.
Kapolresta memastikan pengamanan oleh personelnya di semua gereja di Surakarta. ”Kami sebelum Misa Natal akan melaksanakan sterilisasi terhadap semua gereja, baik oleh Tim Jihandak, Jibom, Gegana Satuan Brimob Polda Jateng, maupun Unit K9 Satsamapta Polresta Surakarta,” tutur Ade Safri Simanjutak.
Sterilisasi itu, menurut dia, untuk memberikan jaminan keamanan bagi umat yang akan melaksanakan Misa Natal dan Tahun Baru. Semua personel yang diterjunkan dalam pengamanan Misa Natal di gereja-gereja tersebut dilengkapi dengan senjata api laras panjang.
”Polri dibantu dengan TNI akan hadir sebagai representasi negara untuk memberikan jaminan keamanan, kenyamanan selama pelaksanakan Natal di Surakarta,” ucap Ade Safri Simanjutak.
Dia menegaskan, dilarang melakukan kegiatan arak-arakan atau konvoi dan pesta kembang api selama Natal dan Tahun Baru. ”Jadi tidak ada arak-arakan, pawai, dan pesta kembang api. Semua perayaan yang berpotensi menimbulkan kerumunan dilarang selama Natal dan tahun baru,” ujar Ade Safri Simanjutak.
Dia berharap semua aturan tersebut dipatuhi seluruh lapisan masyarakat, baik yang merayakan Natal dan Tahun Baru 2022. ”Kami tidak ingin ada lonjokan kasus Covid-19 di Surakarta,” kata Ade Safri Simanjutak.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
