Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 29 November 2021 | 05.15 WIB

Sebanyak 142 Warga Mengungsi akibat Banjir di Kalsel

Anggota TNI membantu mengevakuasi warga terdampak banjir di HST. Firman/Antara - Image

Anggota TNI membantu mengevakuasi warga terdampak banjir di HST. Firman/Antara

JawaPos.com–Komandan Korem 101/Antasari Brigjen TNI Firmansyah mengatakan, hingga Minggu (28/11) sore, sebanyak 142 jiwa dievakuasi dan mengungsi dari banjir di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan.

”Di Kecamatan Haruyan ada 62 orang mengungsi dan 80 orang di Kecamatan Barabai dan dibawa ke Gedung Juang,” kata Firmansyah seperti dilansir dari Antara, Minggu (28/11).

Saat ini, anggota Kodim 1002/HST dan Batalyon Infanteri 621/Manuntung terus membantu penanganan banjir setempat. Fokus petugas memastikan tidak ada warga yang terjebak banjir di rumah agar semuanya bisa dievakuasi ke tempat aman.

Firman memerintahkan anggotanya tetap melaksanakan pemantauan ketinggian debit air di sungai setempat yang menyebabkan banjir dari intensitas hujan lebat beberapa hari terakhir. ”Kami mengimbau kepada masyarakat di daerah aliran Sungai Barabai untuk sementara waktu tinggal di rumah keluarga yang aman,” tutur Firmansyah.

Kodim 1002 juga telah mendirikan tenda posko tanggap darurat bersama BPBD dan Polres HST di Stadion Murakata Desa Mandingin, Kecamatan Barabai. Danrem meminta petugas dapat membantu pengungsian yang tersebar di Stadion Mandingin, Masjid Shulaha, Masjid Agung, SMAN 1, dan Gedung Juang, terutama kebutuhan makanan dan pelayanan kesehatan.

Diakui Firman, anggota Kodim 1002/HST dan Batalyon Infanteri 621/Manuntung juga turut dilanda banjir. Namun itu tidak menyurutkan semangat menolong warga di tengah musibah.

”Asmil Kodim juga terendam dengan ketinggian air 85 sentimeter dan Asmil Yonif 621 juga banjir masuk rumah dengan ketinggian air 40 sentimeter. Namun personel dan materi dilaporkan aman dan lengkap,” ujar Firmansyah.

Sementara itu, BMKG melalui Stasiun Kelas I menyatakan, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) masih status waspada banjir pada Senin dan Selasa (29–30/11) akibat hujan lebat yang dapat disertai petir. Sehingga, semua pihak diimbau selalu waspada.

”Sejumlah kawasan di Kaltim dalam dua hari ke depan berpotensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat,” ujar Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan Diyan Novrida.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore