
Penyelenggara dan musisi yang terlibat dalam perhelatan musik Rock in Solo. Aris Wasita/Antara
JawaPos.com–Perhelatan Rock in Solo yang akan diselenggarakan pada Desember menghadirkan kolaborasi musik cadas dengan gamelan Jawa dengan komposer Gondrong Gunarto.
Penyelenggara Rock in Solo Stephanus Adjie mengatakan, grup musik metal asal Solo Down For Life akan menjadi penampil pertama. Sedangkan untuk musik gamelan, pemusik Gondrong akan menciptakan musik campuran gamelan Jawa, Banyuwangi, dan gamelan sekaten.
”Beberapa seniman lain juga terlibat di antaranya penyanyi keroncong Endah Laras. Ini pertama kalinya kami kolaborasi dengan penyanyi keroncong. Selain itu ada pula penari Luluk Ari dan Wawin Laura,” kata Stephanus Adjie seperti diansir dari Antara pada Senin (22/11).
Dia mengatakan, dilibatkannya lintas generasi dan lintas genre karena penyelenggara ingin mengembalikan marwah Rock in Solo. Yakni perhelatan musik yang lahir dari Kota Solo.
Sebelum hiatus selama lima tahun, Rock in Solo merupakan acara musik tahunan yang pertama kali digelar pada 2004. ”Kemudian terhenti selama lima tahun karena beberapa hal. Ya memang mungkin harus berhenti dulu, baru 2021 ini Mas Gibran ingin festival di Solo digiatkan lagi, salah satunya Rock in Solo. Makanya untuk tahun ini kami usung tajuk Apokaliptika: A Journey of Rock in Solo,” terang Stephanus Adjie.
Namun mengingat acara dilangsungkan di tengah pandemi Covid-19, akan ada pembatasan jumlah penonton sehingga acara dilaksanakan secara daring dan luring. Dia mengatakan, untuk luring, konser akan diselenggarakan secara langsung di Convention Hall Terminal Tirtonadi Solo pada 18 Desember.
”Setelah kami berkoordinasi dengan Satgas Covid-19, penonton maksimum 500 orang dan mereka harus duduk. Nanti sebelum masuk ke arena konser mereka harus menjalani tes antigen terlebih dahulu,” papar Stephanus Adjie.
Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka mengapresiasi penyelenggara dan para musisi yang ikut terlibat dalam penyelenggaraan acara tersebut. ”Terima kasih mendukung insiasi saya, yakni menyelenggarakan lagi event ini. Meski pandemi, kegiatan masyarakat tidak boleh berhenti,” kata Gibran.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
