Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 8 Mei 2021 | 06.15 WIB

Makassar Recover Sudah Dihabiskan Anggaran Rp 50,2 Miliar

Juru Bicara Pemkot Makassar Maqbul Halim dan Indira Mulyasari Paramastuti menyampaikan perkembangan program Makassar Recover di Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (7/5). Darwin Fatir/Antara - Image

Juru Bicara Pemkot Makassar Maqbul Halim dan Indira Mulyasari Paramastuti menyampaikan perkembangan program Makassar Recover di Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (7/5). Darwin Fatir/Antara

JawaPos.com–Peluncuran program Makassar Recover yang digagas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi Masse pada 17 Maret, telah menghabiskan anggaran Rp 50,2 miliar dari jumlah anggaran recofusing yang disediakan sebesar Rp 380 miliar.

”Tahap awal program ini sudah dibelanjakan lima puluh miliar dua ratus juta rupiah (Rp 50,2 miliar) termasuk belanja pemerintah,” ucap juru bicara Pemkot Makassar Indira Mulyasari Paramastuti seperti dilansir dari Antara di Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (7/5).

Anggaran tersebut, kata dia, tidak hanya belanja persiapan pelaksanaan program Makassar Recover, juga mendukung biaya pengamanan dari TNI-Polri, keterlibatan organisasi Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Makassar, Ikatan Dokter Paru Indonesia, serta tenaga medis, dan tim terkait lainnya.

”Anggaran yang dibelanjakan ini juga untuk kebutuhan keperluan awal, mulai vaksinasi Covid-19, perekrutan detektor, fasilitas alat kedokteran, peralatan komputer, termasuk pengadaan kontainer laboratorium yang dipasang di setiap kelurahan,” tutur Indira.

Mantan Wakil Ketua DPRD Kota Makassar dari Partai Nasdem itu menjelaskan, selain belanja barang dan jasa, anggaran itu juga dialokasikan untuk mendukung tim Satgas Penguraian Kerumunan (Raika) yang terdiri atas 1.150 personel gabungan TNI-Polri, Satpol PP, dan lainnya. Namun demikian, pihaknya tidak merinci secara detail, pengeluaran belanja apa saja yang dimaksud tersebut. Tetapi, laporan pengeluaran dan penggunaan biaya tersebut disampaikan sebagai bentuk transparansi anggaran kepada publik.

Juru bicara lainnya, Maqbul Halim menambahkan, saat ini Pemkot Makassar juga mendapatkan bantuan dari pihak swasta terkait dengan penanganan Covid-19 seperti alat pelindung diri atau APD. Bantuan tersebut berasal dari Yayasan Buddha Tzu Chi Makassar berupa obat tradisional 4.000 pak beserta masker medis, disusul 11.200 perlengkapan APD dari Gojek, dan 1.000 lembar masker dari Pertamina. Pihaknya masih menerima bantuan sumbangan untuk membantu menyukseskan program tersebut.

”Program Makassar Recover ini adalah bagian penanganan Covid-19, termasuk bagian dari pendataan warga Makassar berskala besar. Saat ini perangkatnya sedang dalam perampungan. Insya Allah, usai Lebaran semua sudah jalan sesuai jadwal,” kata Maqbul Halim.

Mantan anggota KPU Makassar itu menambahkan, program Makassar Recover direncanakan berakhir pada Desember setelah seluruh komponen berjalan sesuai harapan, mulai dari pendataan warga, deteksi Covid-19 masal hingga menekan laju penularan virus itu.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore