Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 3 Februari 2021 | 04.26 WIB

Enam Desa di Lumajang Terdampak Abu Vulkanik Gunung Semeru

Gunung Semeru luncurkan awan panas guguran sejauh 2 kilometer teramati dari Pos Pantau Gunung Semeru di Gunung Sawur, Kabupaten Lumajang, Selasa (2/2). PVMBG/Antara - Image

Gunung Semeru luncurkan awan panas guguran sejauh 2 kilometer teramati dari Pos Pantau Gunung Semeru di Gunung Sawur, Kabupaten Lumajang, Selasa (2/2). PVMBG/Antara

JawaPos.com–Enam desa di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, terdampak hujan abu vulkanik Gunung Semeru. Hal itu setelah gunung yang memiliki ketinggian 3.676 mdpl meluncurkan awan panas guguran pada Selasa (2/2).

”Hari ini (2/2) hujan abu vulkanik mengguyur enam desa di dua kecamatan yakni Kecamatan Candipuro dan Pasrujambe,” kata Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang Wawan Hadi Siswoyo seperti dilansir dari Antara di Lumajang.

Pada Selasa (2/2) pukul 06.36 WIB telah terjadi awan panas guguran Gunung Semeru dengan jarak luncur sekitar 2 kilometer dari lidah lava. Sehingga, menimbulkan kepulan asap putih kehitam-hitaman membubung tinggi mengarah ke utara.

”Enam desa yang terdampak abu vulkanik Gunung Semeru yakni Desa Tambahrejo, Tumpeng, Kelapa Sawit, Penanggal, dan Desa Sumbermujur di Kecamatan Candipuro. Sedangkan satunya Desa Pasrujambe di Kecamatan Pasrujambe,” tutur Wawan Hadi Siswoyo.

Dia mengatakan, guyuran hujan abu vulkanik sesuai arah angin dan terpantau dengan intensitas tipis hingga sedang selama dua jam di enam desa tersebut.

”Kami sudah siapkan ribuan masker untuk mengantisipasi hujan abu vulkanik Gunung Semeru, sehingga bisa didistribusikan sewaktu-waktu saat hujan abu vulkanik turun,” kata Wawan Hadi Siswoyo.

Sementara itu, Solikan, salah seorang warga Desa Tambahrejo mengatakan, hujan abu sedang mengguyur desanya sekitar satu hingga dua jam, kemudian hujan turun menyebabkan hujan abu sudah tidak terlihat lagi.

”Abu vulkanik menempel di motor saya saat parkir di halaman Kantor Desa Tambahrejo, namun setelah hujan turun tidak ada lagi guyuran abu vulkanik,” kata Solikan.

Status Gunung Semeru yang merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut pada level II atau waspada, sehingga masyarakat diimbau untuk mematuhi rekomendasi PVMBG.

Sebelumnya hujan abu vulkanik mengguyur lima kecamatan di Kabupaten Lumajang setelah gunung yang memiliki ketinggian 3.676 mdpl itu erupsi dan meluncurkan awan panas guguran sejauh 4 kilometer pada 16 Januari. Yakni Kecamatan Candipuro, Pasrujambe, Senduro, Gucialit, dan Pasirian.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://youtu.be/ulveMNNNb9k

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore