
Ilustrasi pembelajaran jarak jauh. Maulana Surya/Antara
JawaPos.com–Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Daerah Istimewa Jogjakarta menegaskan belum mengizinkan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dengan tatap muka di sekolah. Sebab, mempertimbangkan situasi penularan Covid-19 di Jogjakarta.
”Sampai sekarang belum berani. Statusnya masih belum memungkinkan belajar tatap muka di sekolah,” kata Kepala Disdikpora Jogjakarta Didik Wardaya seperti dilansir dari Antara di Jogjakarta, Rabu (30/9).
Didik memastikan, hingga saat ini belum ada institusi pendidikan khususnya SMA, SMK, serta SLB di Jogjakarta yang menggelar pembelajaran tatap muka. Kontrol terhadap kegiatan di SMA/SMK/SLB baik negeri maupun swasta terus dilakukan melalui masing-masing kepala sekolah di lima kabupaten/kota.
Khusus untuk SMK, lanjut dia, kegiatan praktik dengan tatap muka diperbolehkan dengan catatan jumlah peserta dibatasi dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Apalagi jika kegiatan praktik dilakukan di dalam ruangan.
”Untuk SMK kemarin kami buat dengan sistem blok. Artinya teori-teori di depan, tetapi yang sudah saatnya praktik bisa dilakukan dengan catatan dibatasi jumlah pesertanya,” terang Didik.
Sedangkan siswa SMA diperkenankan sesekali melakukan konsultasi materi pelajaran dengan guru di sekolah apabila mengalami kesulitan. ”Kalau kesulitan bisa membuat janji dengan gurunya dan itu pun harus membawa surat izin dari orang tua,” ujar Didik.
Selama belum ada kegiatan belajar mengajar, Didik memastikan, hingga saa ini belum ada kasus klaster penularan Covid-19 di sekolah, khususnya di bawah Disdikpora Jogjakarta yakni mulai dari SMA, SMK, serta SLB.
Terkait kegiatan belajar mengajar di SD hingga SMP, menurut dia, menjadi kewenangan pemerintah kabupaten/kota. ”Kalau madrasah dan pesantren kewenangan ada di kementerian agama,” terang Didik.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=y6EDmSAxs9c

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
