Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 14 Agustus 2020 | 22.24 WIB

Wabup Solok: Satu dari Kami Bertiga Memilih Mundur

SUSUN KEKUAATAN: Tiga kandidat bupati Solok bertemu di Jakarta menyiapkan strategi menghadapi Pilkada 2020. Dari kiri, Nofi Candra, Maigus Tinus, dan Wabup Solok Yulfadri Nurdin. (IST FOR JAWAPOS.COM) - Image

SUSUN KEKUAATAN: Tiga kandidat bupati Solok bertemu di Jakarta menyiapkan strategi menghadapi Pilkada 2020. Dari kiri, Nofi Candra, Maigus Tinus, dan Wabup Solok Yulfadri Nurdin. (IST FOR JAWAPOS.COM)

JawaPos.com - Eskalasi politik di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, semakin dinamis. Siapa calon yang maju untuk Pilkada Serentak pada 9 Desember 2020 belum jelas. Belum ada satu pun kandidat ataupun parpol yang melakukan deglarasi.

Meski begitu, tiga sosok yang digadang-gadang menjadi calon malah bertemu di Jakarta. Pertemuan itu disinyalir untuk menggalang kekuatan baru dan rekomendasi parpol.

Ketiganya adalah Yulfadri Nurdin, Nofi Candra, dan Maigus Tinus. Yulfadri Nurdin merupakan wakil bupati Solok saat ini; Nofi Candra adalah anggota DPD periode 2014-2019, dan Maigus Tinus seorang pengusaha asal Solok.

Pertemuan itu jadi perbincangan masyarakat Kabupaten Solok. Yulfadri menyebut, pertemuan tersebut berlangsung pada Rabu (12/8) lalu. "Kami membahas persamaan persepsi untuk Solok ke depan. Bukan ngotot-ngototan siapa yang akan maju berlaga di Pilkada 2020," ujar Yulfadri saat dihubungi JawaPos.com, Jumat (14/8).

Baca juga: Ketika Pesohor Terjun ke Pilkada: Oh Lord Atep, Wahai Laksmana Iyeth

Selama ini ketiga sosok itu sering muncul di tengah masyarakat Solok dan mengklaim bakal maju sebagai calon bupati. Bukan calon wakil bupati. Hanya saja hingga kini belum jelas parpol mana yang mengusung mereka.

Lebih jauh Yulfadri mengaku, semula memilih tidak maju di kontestasi Pilkada 2020. Lebih condong jadi tim sukses salah satu kandidat. Hanya saja, belakangan dorongan terhadap dirinya semakin kencang. Alhasil, Yulfadri mengajak bertemu beberapa tokoh yang selama ini akan maju. Pertemuan itu untuk menyiapkan arah Solok ke depan.

Dengan adanya pertemuan bertiga tersebut, satu di antaranya akan ada sosok yang batal berlaga di Pilkada 2020. "Pokoknya di antara kami bertiga bakal jadi pasangan. Seorang lainnya memilih batal maju. Semua itu Solok," ujar politikus PPP itu.

Baca juga: PDIP Restui Kerabat Jokowi dan Prabowo Bertarung di Pilkada

Selain Yulfadri Nurdin, Nofi Candra, dan Maigus Tinus, sebetulnya ada beberapa tokoh lainnya yang juga mengklaim untuk dicalonkan di Pilbup Solok. Di antaranya mantan Wabup Solok Desra Ediwan Anantanur, mantan anggota DPR Epyadri Asda, dan sejumlah nama lainnya.

Epyadri Asda ketika dihubungi JawaPos.com memilih bungkam. "Semua belum tahu apa ke depannya. Saya lebih melihat perkembangan saja," ujar Epyardi santai.

 

Saksikan video menarik berikut ini:

 

https://www.youtube.com/watch?v=gM-qQL3J2C0

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore