
Pembukaan kerangka jalur tol Padang-Pekanbaru yang dilakukan Jumat (15/2). Riki Chandra/Dok. JawaPos.com
JawaPos.com - Pengerjaan proyek jalan tol Padang-Pekanbaru masih terkendala. Dalam mempercepat pengerjaan jalan tol tersebut, Polda Sumbar bakal menempatkan personelnya untuk pengamanan. Tujuannya untuk memastikan tidak ada yang menghalangi pembangunan jalan berbayar tersebut.
Wacana dari kepolisian itu diapresiasi Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit. Dia mendukung penempatan personel kepolisian di lokasi pembangunan tol Padang Pariaman menuju Pekanbaru. Dengan penempatan tersebut, dia berharap pembangunan proyek strategis nasional bisa tuntas sebagaimana yang diharapkan.
“Keputusan penempatan personel kepolisian di sana merupakan hasil rapat bersama Forkopimda dan kita dukung itu agar pembangunannya lancar,” kata Nasrul Abit sebagaimana dilansir Antara, Rabu (26/2).
Nasrul menyakini kehadiran personel polisi memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pekerja di lokasi. Masyarakat pun jadi tenang. “Kita berharap masyarakat dapat memahami ini dan kita terus berupaya menyukseskan program strategis ini,” kata dia.
Lebih jauh eks bupati Pesisir Selatan itu menuturkan, teras jalan tol masih bisa diubah karena belum final. Jika lokasi proyek itu memakan lahan warga dan menimbulkan persoalan, maka dapat dialihkan ke lahan lain.
“Tentu akan kita alihkan ke daerah lain yang lahannya kosong. Masih banyak lahan kosong yang dapat dimanfaatkamn untuk itu. Kita berharap seluruh pihak mendukung keberadaan jalan tol ini untuk kemajuan Sumbar,” kata dia.
Sebelumnya Kapolda Sumbar menyatakan siap membantu pemerintah daerah menyukseskan pembangunan jalan Tol yang menghubungkan Padang Pariaman menuju Pekanbaru yang terbengkalai sejak diresmikan Presiden Jokowi.
"Kita siap membantu pemerintah daerah untuk menyukseskan pembangunan proyek nasional ini berjalan dengan baik," kata dia.
Nasrul mengatakan, pembangunan jalan tol itu diresmikan oleh Presiden Jokowi dan ditarget selesai hingga tahun ini. Namun, kini ada beberapa kendala sehingga hingga tahun ini tidak dapat selesai sesuai target.
Adapun kendala itu adalah pembayaran ganti rugi tanah yang tidak disepakati antara pemerintah dengan masyarakat. "Kita duduk bersama untuk memetakan masalah dan mencari solusinya. Dari 125 bidang lahan yang ada yang dapat dibebaskan hanya sembilan bidang saja," kata dia.
Menurut dia pembebasan lahan ditargetkan sepanjang 4,2 kilometer untuk ruas jalan Padang Pariaman menuju Sicincin. "Kita akan cari solusi terbaik agar proyek ini dapat berjalan sesuai target," kata dia.
Sementara itu Karo Ops Polda Sumbar Kombes Firli mengatakan, timnya menurunkan 79 personel ke lokasi untuk menjaga dan mengamankan pengerjaan proyek strategis nasional. "Kita terus lakukan rapat bersama untuk mengurai persoalan ini agar dapat diselesaikan secepatnya," kata Firli.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
