Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 28 November 2019 | 16.00 WIB

Carok di Pinggir Hutan, 2 Pria Paruh Baya Dilarikan ke Rumah Sakit

Salah satu pelaku yang dilarikan ke Rumah Sakit terdekat untuk mendaptkan pertolongan. - Image

Salah satu pelaku yang dilarikan ke Rumah Sakit terdekat untuk mendaptkan pertolongan.

JawaPos.com - Perkelahian yang menggunakan senjata tajam yang melibatkan dua pria paruh baya menggemparkan  warga Dusun Congapan, Desa Karangbayat, Kecamatan Sumberbaru, Jember. Peristiwa ini melibatkan dua orang yang tidak bisa dibilang muda lagi, masing masing Rifa’i, 49, dan Parman, 60, keduanya warga setempat, Selasa (26/11). Akibat kejadian itu, keduanya sama-sama mengalami luka cukup parah dan harus dirawat di rumah sakit.

Informasi yang dihimpun Radar Jember, awalnya keduanya berada di kebun sengon lahan milik Perhutani yang digarap oleh Rifai dan Parman. Keduanya berniat untuk menebang kayu sengon, namun tiba-tiba keduanya terlibat cekcok mulut.

Tak mampu menahan emosi, Rifa’i yang membawa celurit langsung membacok kepala Parman. Mendapat serangan itu, Parman yang hanya dengan tangan kosong langsung merebut celurit milik Rifai.

Parman yang berhasil merebut celurit Rifai langsung disabetkan dan mengenai pinggang dan keduanya lengannya. Apes, Parman yang mengalami luka di bagian kepalanya langsung terjatuh bersama celurit yang dirampas dari tangan Rifai.

Beruntung ada warga yang melihat keduanya kemudian dilerai dan celurit yang digunakan untuk membacok di amankan dan selanjutnya di serahkan kepada petugas. Selanjutnya, kedua korban yang sama-sama terluka cukup parah, dilarikan ke ke Puskesmas dengan menggunakan mobil pikup milik warga.

Warga sekitar yang mengetahui ada carok langsung dilaporkan ke Polsek setempat (Sumberbaru). Untuk mengaantisipasi carok massal petugas langsung mendatangi TKP, apalagi kedua orang yang terlibat bacokan ini masih satu dusun.

Kanit Reskrim Kapolsek Sumberbaru, Aiptu Y Susanto, mengaku masih menyelidiki kasus tersebut. Beberapa orang saksi sudah dimintai keterangan. “Kita juga butuh keterangan dari keduanya yakni Rifa’i dan Parman. Namun karena kondisi keduanya masih dirawat intensif di rumah sakit, kita tunggu kondisinya pulih dulu,” ujar Susanto.

Awalnya, lanjut Susanto, kedua korban sama-sama dirawat di RS Jatiroto – Lumajang. Kedua keluarga korban terlihat penuh mendatangi rumah sakit tersebut. “Melihat situasi yang cukup rawan, akhirnya salah satu korban (Parman) dipindah ke rumah sakit Haryoto Lumajang. Kita khawatir kalau kedua keluarga bertemu malah timbul hal-hal yang tak diinginkan,” lanjut Kanitreskrim.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore