
Ilustrasi: babi. (pixabay)
JawaPos.com - Kota Medan lagi-lagi diterpa teror bangkai babi. Meski sudah ada larangan, bangkai babi masih ditemukan di pinggir jalan Kota Medan.
Pada Senin (25/11), bangkai babi ditemukan di pinggir Jalan Kapten Sumarsono, Desa Helvetia, Kecamatan Sunggal, Kota Medan. "Ini tadi siang ditemukan babinya. Belum tahu siapa yang membuangnya," kata Kepala Dusun II Desa Helvetia Agus Sutikno.
Pihaknya mengaku sudah berkoordinasi dengan personel TNI Angkatan Darat untuk mengevakuasi bangkai babi tersebut dan kemudian membakarnya. Menurutnya, selama ini aparat desa sudah berpatroli untuk mencegah pembuangan bangkai babi di sembarang tempat.
"Kita patroli pada malam hari, aman malam tapi nyatanya dibuang siang hari," ujarnya.
Dia pun kembali mengimbau pemilik hewan ternak tidak membuang bangkai babi sembarangan. "Janganlah membuang babi sembarangan, mohon kerja samanya," kata dia.
Diketahui sebelumnya, ribuan ternak babi mati di Sumatera Utara. Bahkan 11 kabupaten/kota mewabah virus hog colera. Belakangan, bangkai-bangkai babi ditemukan mengambang setelah sengaja dibuang di sungai, danau, dan parit-parit Medan dan sekitarnya.
Teror bangkai babi juga sempat mencemari aliran Sungai Bederah, Danau Siombak, dan kawasan Pantai Labu, Deliserdang, Sumatera Utara.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
