
Photo
JawaPos.com - Lirik lagu Oplosan harusnya benar-benar direnungkan mereka yang suka mabuk minuman keras (miras). Korban miras oplosan terus berjatuhan. Termasuk tewasnya lima sekawan setelah mereka pesta miras oplosan di Tanggul Sungai Bengawan Solo. Tepatnya di Kampung Beton, Kelurahan Sewu, Kecamatan Jebres Senin (9/9).
Kelima korban adalah Agilmailanto dan Budiyono alias Ateng, warga Kelurahan Sangkrah, Kecamatan Pasar Kliwon. Klowor dan Joko Semedi, warga Mojolaban, Sukoharjo. Kemudian, Iput, warga Palur, Jaten, Karanganyar.
Sri Lestari, 36, keponakan Budiyono alias Ateng menceritakan, pada Minggu (8/9), Ateng menenggak miras oplosan bersama empat rekannya. ”Kemudian, pada Senin (9/9), dia (Ateng) mancing sama teman-temannya. Di situ minum (miras oplosan, Red) lagi,” kata Lestari saat dijumpai di rumahnya di RT 01 RW 01 Kelurahan Sangkrah, Kecamatan Pasar Kliwon, Rabu (11/9).
Sepulang dari pesta miras, Ateng sempat diantar warga saat pulang ke rumah. Saat itu, Ateng mengeluhkan pusing serta penglihatannya kabur. ”Sempat minta kerokan sama kakaknya. Setelah itu masuk kamar tidur,” tuturnya.
Semalaman itu Ateng tidak keluar kamar dan tidak bersuara. Lestari yang curiga lantas masuk ke kamar Ateng. ”Waktu saya panggil, kok tidak merespons. Setelah saya cek ternyata sudah meninggal. Meninggalnya Selasa (10/9) pagi,” katanya.
Esoknya, Lestari mendapat kabar kalau 4 rekan-rekan Ateng yang ikut pesta miras juga tewas. Selasa malam, Joko dan Iput meninggal dunia. Kemudian, pada Rabu (11/9) pagi, Agilmailanto dan Klowor juga meninggal setelah sempat mendapat perawatan di RSUD Dr Moewardi.
Tetangga Ateng, Agung Santoso, 35, mengatakan, sebelumnya ada seorang penjual yang memberikan sampel miras oplosan kepada para korban. ”Satu botol itu dijadikan sampel saja. Kemudian, korban membeli lagi dan diminum saat mancing di pinggir Bengawan Solo. Penjualnya sudah kabur,” ungkapnya.
Kapolresta Surakarta AKBP Andy Rifai mengatakan, saat ini kasus sedang dalam pendalam anggota Polsek Jebres. Sejumlah saksi, baik di lapangan maupun di rumah para korban sudah dimintai keterangan. ”Saat ini anggota sedang mencari penjual mirasnya. Infonya warga Jebres juga. Sampel sisa miras sudah kita kirim ke Labfor untuk dicek apa saja kandungan di dalamnya,” papar Andy seperti dikutip Jawa Pos Radar Solo.
Kepala Bagian Hukum dan Humas RSUD Dr Moewardi Eko Haryati menuturkan, kadar alkhohol di dalam tubuh dua korban yang meninggal di RSUD Dr Moewardi sangat tinggi.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
