
MRT Jakarta saat dilakukan uji coba
JawaPos.com - Indonesia patut berbangga memiliki moda transportasi massal baru bernama Ratangga. Transportasi kereta jenis Moda Raya Terpadu MRT itu sudah diujicobakan perdana untuk masyarakat luas, Selasa (12/3).
Di hari pertama uji coba publik, tercatat sebanyak 4.000 orang mendaftarkan diri untuk menikmati perjalanan menggunakan MRT. Pantauan JawaPos.com, warga mulai berdatangan menuju stasiun-stasiun MRT pukul 08.30 WIB.
Pada umumnya mereka memanfaatkan kesempatan menikmati perjalanan dengan MRT untuk mobilitas ke pusat kota. Tak sedikit juga mereka hanya ingin menjajal kenyamanan menggunakan MRT.
Stasiun MRT Ramah Bagi Difabel
Fasilitas di dalam terlihat sangat modern. Eskalator untuk memudahkan penumpang menuju ke stasiun pun sudah tersedia. Tak hanya itu, kemewahan toilet umum tak kalah dengan yang ada di hotel-hotel. Toilet khusus bagi penyandang disabilitas juga tersedia.
Bukan itu saja. Jalur khusus bagi penumpang difabel atau guiding block dari gerbang stasiun menuju pintu kereta MRT sudah terfasilitasi.
Ruang Khusus Ibu Menyusui
Bagi ibu-ibu yang hendak menyusui sang buah hati tak perlu khawatir. Di setiap stasiun MRT juga telah tersedia ruang khusus ibu menyusui atau atau ruang laktasi.
Tempat Ibadah
Musala stasiun juga sudah bisa digunakan. Kondisinya sangat ramah bagi penumpang muslim yang ingin beribadah, sehingga tak perlu repot-repot keluar dari stasiun. Luas musala di dalam stasiun sekitar 4 x 5 meter persegi.
Pintu Kaca Pembatas Peron Otomatis
Berbeda dengan stasiun Kereta Rel Listrik (KRL), di pintu masuk menuju gerbong kereta MRT terbilang lebih aman. Di stasiun MRT tersedia pintu pembatas kaca otomatis antara peron dengan pintu kereta. Sehingga, keamanan saat hendak naik kereta terjamin. Celah antara peron dengan kereta nyaris tidak terlihat.
Sementara, interior kereta MRT terkesan futuristik. Penumpang tidak perlu repot-repot melihat petunjuk kereta tiba. Karena di bagian atas setiap pintu sudah tersedia informasi kereta tiba.
Enam Rangkaian Kereta
Satu unit rangkaian MRT terdiri dari 6 kereta. Masing-masing gerbong tersedia 58 kursi. Di antaranya, dua ujung kereta tersedia 6 kursi prioritas untuk lansia, ibu hamil, ibu dengan anak-anak, dan penyandang disabilitas.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ketua Komisi II DPR Usulkan Gaji PNS lewat Koperasi Hanya untuk Pegawai Pusat
Tak Hanya Bupati Klaten, KPK Juga Tangkap Kepala BPK Perwakilan Jawa Tengah
Prediksi Skor Estudiantes vs Flamengo: Panas Menuju Final Copa Libertadores
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante: Granotes Paksa Tuan Rumah Berbagi Poin
Menkop Pastikan Gaji PNS Lewat Koperasi Mulai Tahun Ini, Tak Perlu Tunggu 2027
Prediksi Skor Garudayaksa FC vs Arema FC: Singo Edan Kembali ke Jalur Kemenangan
Prediksi Skor Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga: Lini Pertahanan Rapuh Jadi Ancaman Tuan Rumah
KPK Terima Pengembalian Uang Rp 800 Juta dari Hercules Berkaitan Kasus Suap HGB Summarecon
Prediksi Skor Le Mans vs Toulouse: Duel Seru Tim Papan Bawah Demi Lolos Zona Degradasi
Prediksi Skor Garudayaksa vs Arema FC: Produktivitas Singo Edan Jadi Ancaman Bagi Tuan Rumah

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022