Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 25 Februari 2019 | 21.39 WIB

Molor 7 Bulan, LRT Ungkap Alasan Jadwal Operasional Mundur

Kereta LRT sedang melakukan uji coba - Image

Kereta LRT sedang melakukan uji coba

JawaPos.com - PT Lintas Rel Terpadu (LRT) Jakarta angkat bicara atas mundurnya jadwal operasional kereta ringan tersebut. Dirut LRT Jakarta Allan Tandiono menyebutkan semua proses masih berkutat pada aspek keselamatan. Padahal, rencananya LRT digunakan untuk para atlet Asean Games pada Agustus 2018.


Allan menjelaskan bahwa aspek keselamatan dan kehandalan sistem menjadi faktor yang disoroti oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Namun dia memastikan untuk 8 kereta sudah bersertifikat.


"8 kereta lanjutan itu kan kita pengujian sudah selesai, sekarang tinggal TNBP dibayar ke Kemenhub dan sertifikat akan keluar jadi ya sebenarnya secara konstruksi fisik 99 persen sudah selesai," tutur Allan di Stasiun Velodrome, Jakarta Timur, Senin (25/2).


Soal kelengkapan Depo, Allan pun menjelaskan tidak akan mengganggu jadwal operasional. Sebab, sejauh ini perawatan untuk kereta dengan kapasitas 5,8 km sudah dapat beroperasi walaupun masih butuh penyesuaian. 


"Jadi perawatan 5,8 km ini sedang diuji oleh Kemenhub termasuk sistemnya itu, karena yang paling kritikal adalah sistemnya perkeretaapian 1 persennya, pengujian kan bagian dari proses ya pemenuhan 100 persen. kalau belum tidak dapat ada penyerahterimaan aset kembali kepada developer," tandasnya.


Untuk diketahui, kereta ringan atau Light Rail Transit (LRT) Jakarta dengan rute Kelapa Gading -Velodrome akan segera beroperasi pada bulan Maret 2019. Hal itu dipastikan langsung oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.


“Insya Allah akhir Maret selesai. Karena bagian signal dan depo itu yang belum selesai. Akhir Maret baru dioperasikan. Tidak ada kendala lain. Jadi kita tunggu konstruksi berkaitan dengan signal dan depo selesai,” kata Menhub saat ditemui di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Minggu (24/2).


Saat ini progres pembangunan LRT Jakarta per 21 Februari kemarin secara keseluruhan sudah mencapai 99,4 persen. Menhub Budi mengatakan, terkait penyelesaian hal-hal yang belum selesai pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak kontraktor PT Jakpro untuk selanjutnya akan segera dilakukan sertifikasi guna memastikan keselamatan dan keamanan pengoperasian LRT ini nantinya.


“Tim saya sudah berkoordinasi dengan developernya itu selesainya kira-kira pertengahan Maret setelah itu kita sertifikasi. Sertifikasi sekitar 1-2 minggu selesai,” ungkapnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore