
PESTA SABU: Arsa Bahra Putra saat digiring ke ruang tahanan Mapolrestabes Semarang, Kamis (10/1).
JawaPos.com - Arsa Bahra Putra, 24, salah seorang calon legislatif (caleg) DPRD Kota Semarang resmi ditetapkan sebagai tersangka. Caleg dari Partai Gerindra itu sebelumnya dibekuk Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Semarang karena kedapatan mengkonsumsi sabu.
Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Abiyoso Seno Aji mengatakan, yang bersangkutan saat ini sudah ditahan. Pasca diberikannya status tersangka kepada Arsa.
"Statusnya sudah tersangka. Langkah selanjutnya dilakukan penahanan dan kemudian akan dilakukan pengembangan kasus," kata Kapolrestabes yang karib disapa Abi ini saat dijumpai di markasnya, Kamis (10/1).
Sedangkan Kasat Resnarkoba AKBP Polrestabes Semarang, AKBP Bambang Yugo melanjutkan bahwa Arsa terbukti positif menggunakan obat-obatan terlarang. Usai tes menunjukkan urine Arsa mengandung zat amphetamine atau sabu-sabu.
Arsa kemudian ditetapkan sebagai tersangka setelah menjalani pemeriksaan dalam waktu 3x24 jam. "Akan dikembangkan untuk proses lebih lanjut," imbuh Yugo.
Seperti diberitakan sebelumnya, Arsa Bahra Putra, salah seorang caleg DPRD Kota Semarang dari Partai Gerindra dibekuk petugas Satresnarkoba Polrestabes Semarang, Minggu (6/1). Ia terjaring dalam operasi penggerebekan pada sebuah rumah di Jalan Sedayu Indah, Bangetayu Wetan, Kecamatan Genuk, Kota Semarang.
Berdasarkan info yang dihimpun, ia adalah caleg DPRD Kota Semarang Daerah Pemilihan (Dapil 1) nomor urut 2. Meliputi Semarang Utara, Tengah dan Timur.
Sebelumnya, Sekretaris DPD Gerindra Jateng Sriyanto Saputro menyesalkan penangkapan salah satu kadernya karena kasus narkoba tersebut. Kendati demikian, ia tetap akan memberikan sanksi apabila yang bersangkutan terbukti bersalah.
“Siapa pun calon yang bawa nama Partai Gerindra, tentu akan ada reward and punishment. Yang jelas kita menyesalkan kondisi ini, ada anggota kita yang tertangkap karena sabu. Tentu ini merusak nama partai,” katanya.
Tingkatan sanksi ini bisa saja berat, lanjut Sriyanto. Pasalnya, selain kasus korupsi, narkoba turut mendapat perhatian serius bagi Gerindra.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
