
Anggaran kelola sampah di Bandung mencapai Rp 170 miliar per tahun
JawaPos.com - Sampah menjadi masalah krusial yang dihadapi di kota-kota besar seperti di Bandung. Pasalnya permasalahan sampah ini bukan hanya mendatangkan bencana seperti banjir namun juga memakan biaya yang cukup besar dalam pengelolaannya.
Wali Kota Bandung Oded M Danial mengatakan, biaya operasional sampah di wilayahnya cukup besar. Tercatat mencapai Rp 170 miliar per tahunnya.
"Data DLHK dan PD Kebersihan Bandung, dalam satu tahun biaya pengelolaan sampah sebesar Rp 170 miliar," kata Oded di Citepus Bandung, Selasa (8/1).
Biaya sebesar itu digunakan untuk operasional dari biaya angkut dari tempat pembuangan sampah (TPS) hingga ke tempat pembuangan akhir (TPA). Juga untuk pembiayaan petugas dan lainnya.
Pihaknya mencoba memangkas biaya tersebut dengan program Kang Pisman atau Kurang, Pisahkan, dan Manfaatkan. Dengan begitu biaya operasional senilai Rp 170 miliar bisa dipangkas dan dialokasikan pada program lainnya salah satunya pembuatan kolam retensi di Bandung.
"Mudah-mudahan bisa efisiensi anggaran. Karena untuk kolam retensi Sirnaraga menghabiskan Rp 5,4 miliar dan renovasi jembatan Rp 2 miliar, kalau kita bisa ngirit (biaya pengelolaan sampah), berapa kolam retensi yang bisa dibangun di Bandung?" ujarnya.
Sebagaimana diketahui, program Pemkot Bandung kini memprioritaskan persoalan sampah yang dapat menimbulkan masalah lain yakni banjir. Maka Pemkot Bandung gencar mensosialisasikan Kang Pisman tersebut, bahkan secara bertahap adanya pemberlakuan diet kantong plastik di masyarakat.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
