
PARIWISATA: Menteri Pariwisata Arief Yahya saat dijumpai di Pusat Rekreasi & Promosi Pembangunan (PRPP), Kota Semarang, Jumat (4/1).
JawaPos.com - Angka kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) diklaim merosot tajam selama 2018 kemarin. Jumlah penurunannya bahkan menembus satu juta wisman.
Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan bahwa satu juta wisman membatalkan rencana kunjungannya ke Indonesia. Terjadi usai tiga bencana besar melanda Tanah Air sejak pertengahan tahun kemarin.
"Bencana mempengaruhi, untuk diketahui ada tiga bencana besar terjadi. Dan itu impact-nya kira-kira satu juta wisman yang tidak jadi datang ke Indonesia," ujarnya saat dijumpai di Pusat Rekreasi & Promosi Pembangunan (PRPP), Kota Semarang, Jumat (4/1).
Tiga bencana besar itu sebagaimana Arief jabarkan, meliputi gempa bumi Lombok yang melanda 5 Agustus lalu. Disusul bencana serupa di Palu, 28 September silam. Dan yang terakhir adalah terjangan tsunami Selat Sunda, tanggal 22 Desember kemarin.
"Di Palu meskipun Palu bukan destinasi utama wisata, tapi orang luar tidak tahu. Dia tahunya di Indonesia ada gempa dan tsunami. Bahkan 7,4 skala richter," sambungnya.
Ini bisa dilihat dari layanan teknologi informasi (IT) untuk industri perjalanan dan pariwisata, macam Amadeus atau Expedia. "Pada tanggal 28 (saat gempa Palu terjadi), 29 nya turun drastis. Gempa Lombok, 7 skala richter, tanggal 5 Agustus, tanggal 6 nya banyak cancelation," katanya.
Dari sekian jumlah wisman yang menyatakan pembatalan kunjungan ini, paling banyak berasal dari negara Tiongkok. Tadinya, negeri Tirai Bambu ini berada di urutan teratas negara yang mengirimkan wisman, utamanya ke Lombok. Tapi sekarang turun ke peringkat lima bahkan per bulan November.
Musababnya, Tiongkok ini menerapkan travel advice bagi warganya yang ingin berwisata ke luar negeri. "Travel advice kalau dikeluarkan pemerintah Cina (Tiongkok) ini sangat efektif. Jumlah wisman bisa langsung turun karena travel advice dianggap sebagai larangan. Karena mereka sangat patuh sama pemerintah," terangnya lagi.
Oleh karenanya, pihaknya bakal segera memulihkan destinasi wisata terdampak bencana kemarin. Khusus Lombok, targetnya Maret 2019 sudah bisa pulih.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
