
Dermaga Kampung Nelayan Tambaklorok, Kota Semarang, Selasa (2/1).
JawaPos.com - Fenomena ombak tinggi di Perairan Laut Jawa berdampak kepada masyarakat pesisir di Jawa Tengah. Seperti para nelayan Tambaklorok di Kota Semarang yang kini kesulitan mencari tangkapan demi menopang pengeluaran sehari-hari mereka.
Tarmudji, 41, salah seorang nelayan Tambaklorok berkisah bahwa dirinya sudah berhari-hari tak melaut. Lantaran terlalu berisiko mengingat ombak di laut masih sangat ganas alias tinggi.
Ombak yang besar, katanya, membuat jaring yang dilepaskan ke laut tak mampu menjala ikan. "Dipaksain juga nggak bakal dapat ikannya. Sudah dari Desember kemarin seperti ini," katanya saat dijumpai di Kampung Tambaklorok, Semarang Utara, Rabu (2/1).
Belum lagi masalah kesulitan mengendalikan perahu yang harus terus dihempas ombak. Kondisi berbahaya ini juga diungkapkan oleh Sugiarto, 43, yang katanya saat ini hanya bisa menunggu laut tenang sembari jaring ikan dan mesin kapal.
"Ya nggak ada pemasukan sama sekali. Mau makan ya ngutang dulu," ujarnya. Selain itu, situasi laut ini katanya juga berakibat pada menipisnya komoditas laut yang dijual di pasaran seperti cumi.
Terpisah, Shafira Tsanyfadhila selaku Analis cuaca Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang, menjelaskan bahwa ombak Perairan Laut Jawa saat ini ketinggiannya bisa mencapai 1,25 sampai 2,5 meter. Sementara kecepatan angin menembus 4,0 hingga 20 knot disertai hujan ringan.
"Cuaca perairan Laut Jawa dan Kalimantan bagian selatan pada 3 Januari 2019 besok, diperkirakan baru mulai mereda," jelasnya.
Sedangkan Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Semarang Tuban Wiyoso menambahkan, ombak tinggi selain terjadi di laut Pantura Jateng, juga berpotensi di Kebumen, Purworejo, dan Jogjakarta. Ketinggiannya bervariasi, antara 2,5 meter hingga 4 meter.
“Disarankan jangan melaut dulu, karena masih berisiko terhadap keselamatan," imbuhnya sambil mengimbau agar agar insan pelayaran turut memonitor informasi dari BMKG.

Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Harry Kane Cs Diprediksi Menang, Tapi Laga Berjalan Alot
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di Piala Dunia 2026: El Tri Difavoritkan Lolos ke 16 Besar!
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Prediksi Susunan Pemain Timnas Prancis vs Swedia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Adrien Rabiot Waspadai Lini Serang Lawan
