
ILUSTRASI: Pelayanan pasien BPJS Kesehatan di sejumlah Rumah Sakit di Solo dihentikan.
JawaPos.com - Berakhirnya kerja sama antara Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dengan sejumlah rumah sakit di Soloraya berdampak pada pelayanan terhadap pasien rawat inap. Khususnya pasien yang sudah menjalani rawat inap sebelum penghentian pelayanan dilakukan.
Untuk itu, rumah sakit yang tidak lagi melayani pasien BPJS akan berkoordinasi dengan pihak BPJS untuk segera memindahkan para pasien. Hal ini sebagaimana yang akan dilakukan oleh rumah sakit (RS) Kustati, Solo.
Kepala Bagian (Kabag) Sumber Daya Manusia (SDM) RS Kustati, Pujianto menerangkan, bahwa penghentian pelayanan untuk pasien BPJS dilakukan sangat mendadak. Sehingga, pihaknya tidak sempat memberikan pemberitahuan kepada masyarakat atau calon pasien.
"Untuk pasien yang sudah rawat inap terhitung per tanggal 1 Januari, kami akan berkoordinasi dengan BPJS dulu. Kemungkinan akan dirujuk atau dipindahkan ke rumah sakit lain wilayah Solo," katanya kepada JawaPos.com, Rabu (2/1).
Sedangkan bagi pasien yang sudah menjalani rawat inap beberapa hari sebelumnya akan dirampungkan untuk perawatannya.
Dalam kesempatan yang sama, Bagian Operasional Umum, Ari Sudarsono menyampaikan, pemberitahuan kepada calon pasien dilakukan secara door to door. Yakni saat pasien datang ke rumah sakit untuk periksa baru diberikan penjelasan.
"Kami memberikan dua opsi, pertama bisa periksa dengan pembiayaan umum dan satu lagi mencari rujukan ke rumah sakit lainnya," ucap Ari.
Sekadar diketahui, RS Kustati Solo menjadi salah satu rumah sakit yang tidak lagi melayani pasien BPJS. Hal ini terjadi karena RS Kustati belum terakreditasi. Sebagaimana surat dari Kemenkes bahwa salah satu rumah sakit yang bisa bekerja sama dengan BPJS harus memenuhi setidaknya 16 Pokja pelayanan akreditasi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

4 Keunggulan Introvert yang Kini Justru Diinginkan oleh Banyak Orang Pada Era Modern
4 Faktor yang Membentuk Kepribadian Introvert Menurut Penjelasan Psikologi
5 Kiat Introvert Menjadi Pemimpin Tangguh Tanpa Harus Mengubah Sifat Alami
Kenaikan Target Bansos 2026: Kemensos Wajibkan Registrasi Ulang Wajah
Jokowi Dikabarkan Deklarasi jadi Ketum PSI Awal November, KDM Disebut Ikut Pindah Gerbong
Ganggu Lingkungan Pemkot Surabaya Segel Usaha Potong Ayam di Tengah Kampung Bratang Gede
Madura United Bidik 3 Poin di Derbi Suramadu, Persebaya Surabaya Wajib Waspada
Tavares Janji Persebaya Tampil Trengginas Lawan Madura United Demi Dongkrak Klasemen
Prediksi Skor Lens vs Paris FC di Liga Prancis: Les Parisiens Kejar Puncak
Prediksi Skor Barcelona vs Real Madrid 26 Oktober 2026: El Clasico Sengit!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022