Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 2 Januari 2019 | 02.39 WIB

Tiga Korban Longsor Kembali Teridentifikasi, Ini Identitasnya

Tiga korban longsor Sukabumi kembali teridentifikasi - Image

Tiga korban longsor Sukabumi kembali teridentifikasi

JawaPos.com - Sembilan orang meninggal dunia akibat bencana tanah longsor yang menimpa Kampung Cimapag, Desa Sinaresmi, Kecamatan Cisolok, Sukabumi. Jika sebelumnya baru enam korban yang teridentifikasi, kali ini tiga lainnya juga sudah berhasil diidentifikasi.



Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, sampai dengan pukul 17.00 WIB, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda Jawa Barat berhasil mengidentifikasi seluruh korban meninggal. Proses pencarian korban lainnya masih terus dilakukan.


"Kesembilan korban meninggal dunia berhasil diidentifikasi. Sebelumnya baru enam, sekarang tiga lainnya juga sudah," kata Trunoyudo, Selasa (1/1).


Tiga korban meninggal dunia yang berhasil teridentifikasi yakni, Ahudi, 60; bayi Elan, 3 bulan; dan Suryani, 35. Sementara enam korban yang sebelumnya sudah teridentifikasi yakni Hendra alias Jubed, 38; Sasa, 4; Ukri, 50; Yanti, 38; dan Riska, 27, warga Kampung Sukamulya 01/03, Desa Gunung Wangun, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten. Kemudian Rita, 15.


"Korban yang berhasil ditemukan dan telah teridentifikasi diserahkan kepada pihak keluarga dan perangkat desa setempat," ujarnya.


Atas kejadian bencana alam diakhir tahun 2018 ini, tim SAR terus melakukan evakuasi korban. Mulai dari tim SAR BPBD, Polri, TNI, relawan, dan masyarakat bahu-membahu mencari korban yang belum ditemukan.


Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi dan Yonif 310/KK Kodam III/Siliwangi yang bermarkas di Cikembar dengan kekuatan 684 personil, telah diterjunkan di lokasi bencana untuk membantu mengevakuasi korban yang sampai saat ini masih tertimbun longsoran.


"Dalam melaksanakan evakuasi dan pencarian korban-korban terkendala 2 hal yaitu cuaca yang berkabut dari pagi hingga siang hari, dan faktor medan yang berbukit hinga sulit untuk melakukan evakuasi," kata Danrem 061/SK Kolonel Inf Mohamad Hasan.


Untuk diketahui, data sementara didapatkan jumlah warga yang terdampak sebanyak 73 orang. Dengan rincian 61 orang dievakuasi dan ada di tempat pengungsian SD Cimapag, 3 orang luka-luka dirujuk ke RSUD Palabuhanratu, dan 9 orang meninggal dunia dan berhasil diidentifikasi. Sementara beberapa warga masih dalam pecarian karena tertimbun material longsor.

Editor: Erna Martiyanti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore