
Wakil Koordinator HKI Kepri, Tjaw Hoeing (dua dari kanan).
JawaPos.com - Rencana peleburan Badan Pengusahaan (BP) Batam dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Batam bermuara pada satu keinginan. Yakni, menghadirkan peningkatan kualitas Batam sebagai salah satu corong ekonomi Indonesia.
Dengan peleburan tersebut diharapkan akan menghadirkan kemudahan bagi investor. Mereka tidak lagi harus berurusan dengan dua instansi yang ada di Batam.
"Intinya Presiden Ingin pengembangan kawasan Batam menjadi wilayah atau kawasan ekonomi dengan Daya Saing yang lebih tinggi dan menarik bagi investasi," kata Wakil Koordinator Himpunan Kawasan Industri (HKI) Kepri Tjaw Hoeing ketika dihubungi pada Kamis (13/12).
Tjaw mengatakan, permasalahan yang dihadapi investor di Batam lebih pada regulasi tidak singkron atau tumpang tindih satu aturan ke aturan yang lainnya.
Ada perijinan yg masih harus diurus di pusat seperti barang lararang terbatas (Lartas) dan rekomendasi. Ada perijinan yang sudah dilimpahkan atau didelegasikan ke BP Batam dan ada juga perijinan yang harus diurus di Pemkot Batam seperti ijin lingkungan.
Seharusnya, perijinan itu dijadikan di satu tempat. Selain itu, kemudahan dan insentiflah yang akhirnya menjadi pilihan bagi investor baik yang existing maupun yang baru dalam menanamkan modal nya di Batam.
Terkait dengan rencana peleburan yang akan menempatkan Wali Kota Batam sebagai pemegang pimpinan tertinggi di Kota Batam, Tjaw mengharapkan hal tersebut tidak sampai menimbulkan persoalan pada kenyamanan investor untuk berinvestasi ke Batam. Terlebih, jaminan kenyamanan berinvestasi ini juga tertuang dan diatur dalam Undang-Undang.
"Apapun yang akan terjadi harusnya tidak akan mempengaruhi investasi yang sudah ada karena dijamin oleh Undang-Undang. Pada tahap implementasinya tentu HKI akan kawal," kata Tjaw lagi.
Terkait dengan kemungkinan hadirnya perbaikan pertumbuhan ekonomi dari perubahan ini. Tjaw mengaku belum bisa memprediksi hal tersebut. Hanya saja ia berharap akan ada peningkatan pertumbuhan ekonomi Batam.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
